Minggu, 21 Jun 2026 12:28 WIB

FIK Ubaya Pamerkan Karya Desain Fashion Bertema "Revive" di Surabaya

Koleksi Tranquil (kiri) dan Moira (kanan) dalam Graduation Show 2025. (Foto: Humas Ubaya for JatimNow.com)
Koleksi Tranquil (kiri) dan Moira (kanan) dalam Graduation Show 2025. (Foto: Humas Ubaya for JatimNow.com)

jatimnow.com - Program Desain Fashion dan Produk Lifestyle Fakultas Industri Kreatif Universitas Surabaya (FIK Ubaya) kembali memukau dengan peragaan busana tahunan bertema "Revive".

Dua koleksi menonjol, "Moira" karya Angelin Sovina dan "Tranquil" karya Evelyn Patricia Cengnata, tampil mempesona di Chameleon Hall, Tunjungan Plaza 6, Sabtu (8/11/2025).

Baca Juga: 22 Lulusan SMA Santo Carolus Surabaya Berhasil Tembus PTN

Angelin Sovina menjelaskan bahwa koleksi "Moira" terinspirasi dari kisah tiga dewi Yunani yang melambangkan keseimbangan hidup.

"Moira menceritakan kisah Moirai, tiga dewi Yunani yang melambangkan keseimbangan antara kelahiran, kehidupan, dan kematian yang dialami oleh semua makhluk hidup," ujar Angelin, yang akrab disapa Aes.

Ia menambahkan bahwa penggunaan warna hitam yang dipadukan dengan warna kontras merepresentasikan tahapan kehidupan manusia yang berbeda.

Aes juga menggunakan teknik tulle braid yang jarang digunakan dalam pembuatan koleksi ini. "Tulle braid menjadi simbol benang kehidupan manusia yang lembut, rapuh, namun tidak terpisahkan dari takdir," jelasnya.

Sementara itu, Evelyn Patricia Cengnata menghadirkan ketenangan dengan koleksi "Tranquil" yang terinspirasi dari aroma lavender dan bergamot essential oil.

Baca Juga: Mahasiswa FIK Ubaya Sabet Tiga Gelar di Asian Student Fashion Week 2026

Ia menggunakan kain organza yang diproses printing motif menyerupai semburan dan teknik laser cut untuk menciptakan ruffle yang flowy.

"Menurut saya, pemotongan kain organza dengan laser cut cukup menantang karena membutuhkan ketelitian dan kesabaran yang tinggi. Teknik ini digunakan untuk menciptakan ruffle yang flowy seperti essential oil yang dapat bergerak bebas dengan kesan yang tetap rapi dan anggun," ucap Evelyn.

Dewa Ayu Putri Saraswati, ketua pelaksana Graduation Show 2025, menjelaskan bahwa tema "Revive" mengusung nilai-nilai keberlanjutan.

"Dalam dunia desain, tema ini menekankan keseimbangan antara inovasi dengan keberlanjutan untuk menghidupkan esensi keindahan yang autentik dan bertanggung jawab. Dalam praktiknya, kami menggunakan bahan dari daur ulang pakaian dan serat-serat dari alam," ujar Becca, sapaan akrabnya.

Baca Juga: Reforma Agraria Dinilai Penting untuk Ketahanan Pangan Nasional

Graduation Show 2025 menampilkan total 204 karya, terdiri dari 177 busana dan 27 aksesoris. Karya-karya ini merupakan hasil kreasi 25 desainer tugas akhir, 25 desainer Local Content Design Product (LCDP), serta 27 desainer draping dan aksesoris.

 

 

Editor : Ali Masduki
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.