Kamis, 18 Jun 2026 16:55 WIB

Perkuat Ketahanan Pangan, Sakatek Inkubator Tulungagung Tumbuhkan Minat Bertani

  • Penulis :
  • | Senin, 10 Nov 2025 08:58 WIB
Foto: Pembukaan seminar peningkatan kapasitas UMKM di Tulungagung. (Sakatek/jatimnow.com)
Foto: Pembukaan seminar peningkatan kapasitas UMKM di Tulungagung. (Sakatek/jatimnow.com)

jatimnow.com–Dalam upaya memperkuat ketahanan pangan sekaligus menumbuhkan minat bertani di kalangan generasi muda, Sakatek Inkubator menggandeng Universitas Negeri Malang (UM) serta bekerja sama dengan IPNU dan IPPNU PAC Kedungwaru menggelar seminar bertajuk “Go Global Agripreneur”. Kegiatan dengan tema “Strategi UMKM Tembus Pasar Ekspor dengan Pertanian Presisi” ini diikuti ratusan peserta dari kalangan pelajar, startup, petani muda, hingga pelaku UMKM.

Anggota Komisi B DPRD Tulungagung Khamim yang membuka seminar ini menyampaikan harapan dapat menjadi katalisator kemajuan sektor pertanian di wilayahnya. Para pelaku UMKM diharapkan dapat naik level dan tidak hanya memenuhi pasar lokal saja. “Kami ingin pelajar dan pelaku UMKM naik level tidak hanya membuat produk untuk pasar lokal, tetapi mampu menembus pasar ekspor dengan produk berkualitas tinggi,” ujarnya, Minggu (9/11/2025).

Baca Juga: Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Ketua Sakatek Inkubator, M. Ilham Nurhakim, mengatakan minat kaum muda terhadap dunia pertanian saat ini masih sangat minim, padahal Indonesia merupakan negara agraris dengan peluang pasar pertanian dunia yang masih terbuka lebar. Seminar ini digelar untuk menumbuhkan semangat bertani di kalangan milenial. Diharapkan, hasil pertanian lokal dapat berkembang dan menembus pasar global melalui pendekatan teknologi dan inovasi.

“Kami ingin mendorong generasi muda agar melihat pertanian bukan hanya sebagai pekerjaan tradisional, tetapi sebagai peluang bisnis modern yang menjanjikan,” tuturnya.

Baca Juga: Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

Hal senada disampaikan oleh salah satu pemateri, Widiya Ayu Wulandari. Dalam presentasinya bertema Optimalisasi Budidaya Melon Premium untuk Pasar Ekspor, Ayu memaparkan strategi budidaya melon di dalam greenhouse dengan pendekatan pertanian presisi, mulai dari pengaturan nutrisi hingga teknologi pemantauan kualitas tanaman.

"Peluangnya masih cukup terbuka untuk melakukan ekspor," pungkanya.

Baca Juga: Asyik Nongkrong di Warung Kopi, Puluhan Pelajar di Tulungagung Terjaring Razia

Melalui kegiatan ini, Sakatek Inkubator berharap muncul generasi muda yang inovatif dan siap menjadi petani modern berorientasi global, sehingga ketahanan pangan nasional semakin kuat dan produk pertanian lokal mampu bersaing di pasar internasional.

 

Editor : Bramanta
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.