Jumat, 19 Jun 2026 02:34 WIB

Apresiasi Festival Kampung Pecut, Ini Harapan Wali Kota Kediri

Foto: Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati saat membuka festival kampung pecut. (Prokopim/jatimnow.com)
Foto: Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati saat membuka festival kampung pecut. (Prokopim/jatimnow.com)

jatimnow.com - Suara letupan pecut beradu dalam Festival Kampung Pecut di Kelurahan Kemasan, Kota Kediri. Deretan peserta tampak berbaris rapi dengan membawa pecut, sementara penonton memadati area sekitar dengan sorak sorai penuh antusias. Di tengah semarak suasana itu, Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati hadir menyapa masyarakat dan memberikan apresiasi terhadap pelestarian budaya Kota Kediri tersebut.

"Saya bangga bisa hadir di Festival Kampung Pecut. Ini salah satu upaya untuk melestarikan budaya yang ada di Kota Kediri. Sebagaimana kita tahu bahwa Pecut Samandiman ini sudah memiliki HAKI dan harus kita jaga bersama," ujarnya, Sabtu (8/11/2025).

Baca Juga: 1.000 Pramuka Garuda Kota Kediri Dilantik, Pembentukan Karakter Generasi Muda

Mbak Wali berharap kegiatan ini tidak hanya berhenti di sini. Namun dapat menjadi agenda tahunan. Di tahun ini, ada 12 daerah yang ikut serta dalam Kirab Pecut. Diantaranya, Kabupaten Jember, Kabupaten Lumajang, Malang, Kabupaten Blitar, Kota Blitar, Kabupaten Kediri, Nganjuk, Jombang, Trenggalek, Sidoarjo, dan Jawa Tengah. Di tahun-tahun berikutnya diharapkan semakin banyak daerah yang berkontribusi.

Baca Juga: Jelang Suroan, Mbak Vinanda Minta Satpol PP Berantas Peredaran Miras di Kota Kediri

"Saya sangat mengapresiasi kegiatan ini. Saya harap tahun depan lebih meriah lagi," ungkapnya.

Wali kota termuda ini menambahkan di Kelurahan Kemasan ini mayoritas masyarakatnya pengrajin pecut. Bahkan anak-anak muda pun banyak yang sudah bisa membuat pecut. Tentu hal ini sangat membanggakan bahwa generasi muda pun turut melestarikan budaya.

Baca Juga: Wali Kota Kediri Dorong Data Akurat untuk Pembangunan dalam Sensus Ekonomi 2026

"Nanti pasti sudah dewasa punya semangat yang sama untuk melestarikan budaya. Semoga kegiatan sore hari ini berjalan lancar. Semakin banyak lagi generasi muda yang turut melestarikan budaya Kota Kediri," pungkasnya.

Editor : Bramanta
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.