Senin, 22 Jun 2026 06:01 WIB

Kemenkop RI Apresiasi Pelaksanaan KDMP di Lamongan, Berdaya Tanpa Himbara

Survei Kementerian Koperasi dan UKM RI di Gerai KDMP Desa Kramat, Kecamatan/Kabupaten Lamongan. (Foto: Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)
Survei Kementerian Koperasi dan UKM RI di Gerai KDMP Desa Kramat, Kecamatan/Kabupaten Lamongan. (Foto: Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)

jatimnow.com - Pengelolaan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) dengan prinsip mandiri atau swadaya oleh sebagain besar desa di Kabupaten Lamongan diapresiasi Kementerian Koperasi dan UKM.

Lewat pengelolaan mandiri yang bersumber dari semangat gotong royong masyarakat, opsi simpanan wajib dan pengusaha lokal mendorong KDMP mampu tumbuh tanpa mengharapkan pinjaman dari perbankan atau Himbara.

Baca Juga: Tingkatkan Indeks Harapan Hidup, Pemkab Lamongan Ajak 600 Lansia Peringati HLUN

Upaya menghidupkan KDMP, ini diapresiasi oleh Kementerian Koperasi dan UKM RI Biro Hubungan Masyarakat Erwita Triana Dewi saat meninjau sejumlah KDMP di Lamongan.

“Ini menunjukkan semangat gotong royong dan kemandirian desa yang luar biasa. Di Lamongan, juga sudah ada kemitraan dengan Pesantren Sunan Drajat, yang memperkuat peran koperasi dalam meningkatkan perekonomian desa,” jelasnya, Kamis (6/11/2025).

Dalam kesempatan tersebut, Erwita menyampaikan apresiasi atas kiprah Kabupaten Lamongan yang dinilai sebagai daerah dengan jumlah gerai KDMP aktif terbanyak di Indonesia. 

“Alhamdulillah, Lamongan ini paling banyak gerainya yang aktif. Kami dari Kementerian Koperasi bangga bisa berkunjung ke sini. Harapannya, dari 474 gerai yang ada, semuanya bisa aktif dan mandiri,” ujarnya.

Baca Juga: Menkop Bantah Isu Jual Beli Titik Koperasi Merah Putih, Sempat Viral di Kediri

Erwita juga menekankan pentingnya percepatan pembangunan 7 gerai Koperasi Desa Merah Putih sebagai upaya memperkuat infrastruktur ekonomi desa. 

"7 gerai tersebut merupakan item KDMP dimana ada layanan berupa kantor koperasi, kios sembako, unit simpan pinjam, klinik desa, apotek desa, cold storage (gudang penyimpanan dingin), dan sarana logistik," katanya.

Sementara itu, Kepala Desa Tambakrigadung, Kecamatan Tikung, Lamongan, M. Takim menilai survei dan peninjauan langsung Kementerian menjadi motivasi untuk pihaknya terus menumbuhkan KDMP.

Baca Juga: BEM Kediri Raya Dorong Penguatan Ekonomi Desa dan Perlindungan Daya Beli Masyarakat

“Dengan adanya survei tadi, kami merasa semakin termotivasi dalam melaksanakan kegiatan KDMP di desa. Survei ini menjadi bentuk perhatian pemerintah pusat terhadap upaya kami di daerah,” ujar Takim.

Selain di Tambakrigadung, Staf Kementerian Koperasi dan UKM RI juga meninjau Gerai KDMP di Desa Kades Kramat, Kecamatan/Kabupaten Lamongan.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.