Rabu, 17 Jun 2026 09:48 WIB

Gawat! Uji Air di Malang Temukan 11 dari 12 Sampel Terpapar Mikroplastik

Penelitian terbaru Ecoton menemukan bahwa sebagian besar sumber air di wilayah ini telah terpapar mikroplastik. (Foto/Ecoton for JatimNow.com)
Penelitian terbaru Ecoton menemukan bahwa sebagian besar sumber air di wilayah ini telah terpapar mikroplastik. (Foto/Ecoton for JatimNow.com)

jatimnow.com - Kabar mengkhawatirkan datang dari Malang. Penelitian terbaru oleh Ecological Observation and Wetland Conservations (Ecoton) menemukan bahwa sebagian besar sumber air di wilayah ini telah terpapar mikroplastik. Dari 12 sampel air yang diuji, 11 di antaranya positif mengandung partikel plastik berukuran sangat kecil tersebut.

Pengambilan sampel dilakukan dari berbagai sumber air, termasuk air tanah, air permukaan, air rebusan, dan air PDAM. Hasil uji menunjukkan adanya variasi jumlah mikroplastik antara 1 hingga 7 partikel per sampel.

Baca Juga: Muhammadiyah Bangun Pabrik Infus di Malang, Nilai Investasi Capai Rp800 Miliar

Jenis mikroplastik yang ditemukan didominasi oleh film/filamen (berasal dari degradasi kantong plastik) dan fiber (dilepaskan dari pakaian sintetis saat pencucian).

Temuan ini diungkapkan dalam Talkshow "Membangun Kesadaran Hukum Lewat Bencana Mikroplastik" yang digelar di Universitas Widyagama Malang (UWG), Rabu (5/11).

Peneliti Ecoton, Rafika Aprilianti, menjelaskan bahaya mikroplastik bagi kesehatan manusia. "Secara fisik, paparan mikroplastik dapat mengganggu kesehatan manusia, seperti merusak jaringan paru, hati, dan sistem imun tubuh," ujar Rafika.

Dekan Fakultas Hukum UWG, Ibnu Subarkah, menegaskan pentingnya peran kampus dalam mendorong kebijakan hukum terkait pengendalian pencemaran lingkungan.

"Bahaya mikroplastik nyata dan mengancam kesehatan manusia. Kita ingin membangun kesadaran bahwa pengelolaan dan penggunaan plastik harus memiliki landasan hukum yang kuat," tegasnya.

Baca Juga: Pendaki Ilegal Gunung Semeru Berhasil Dievakuasi, Pengelola Jatuhi Sanksi

Koordinator Kampanye Ecoton, Mohammad Alaika Rahmatullah, menjelaskan bahwa mikroplastik di udara berasal dari berbagai aktivitas manusia.

"Partikel mikroplastik bahkan dapat menembus aliran darah dan mencapai berbagai organ tubuh, memicu respons imun sistemik hingga efek neurotoksik," ujarnya.

Ia menyerukan pengendalian komprehensif, termasuk pembatasan plastik sekali pakai, pengelolaan sampah berkelanjutan, dan perluasan ruang terbuka hijau.

Dosen Hukum Lingkungan UWG, Purnawan Dwikora Negara, mendesak Pemerintah Kota Malang untuk segera menerbitkan Peraturan Daerah tentang Pembatasan Plastik Sekali Pakai, mengikuti jejak 22 kota/kabupaten lain di Jawa Timur.

Baca Juga: Lewati Jalur Ilegal, Pendaki Gunung Semeru Dilaporkan Jatuh ke Jurang

"Jika pengambil kebijakan membiarkan mikroplastik, sejatinya memupuk bencana. Mikroplastik mengganggu rantai makanan dan kesehatan manusia, sehingga harus dikendalikan," tegasnya.

Penelitian ini merupakan bagian dari penelitian bersama Ecoton dan Society of Indonesian Environmental Journalists (SIEJ) di 18 kota di Indonesia.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa Jakarta Pusat memiliki konsentrasi mikroplastik tertinggi di udara, sedangkan Kota Malang memiliki jumlah terendah.

Editor : Ali Masduki
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.