Senin, 22 Jun 2026 02:41 WIB

Buntut Penyitaan HP Siswa, Guru SMP Negeri 1 Trenggalek Dianiaya

  • Penulis :
  • | Senin, 03 Nov 2025 12:50 WIB
Foto: Eko saat melaporkan penganiayaan ke Polres Trenggalek. (Bramanta/jatimnow.com)
Foto: Eko saat melaporkan penganiayaan ke Polres Trenggalek. (Bramanta/jatimnow.com)

jatimnow.com–Kasus dugaan penganiayaan terhadap seorang guru SMP Negeri 1 Trenggalek kini tengah ditangani oleh Polres Trenggalek. Korban diketahui bernama Eko Prayitno, guru yang menjadi korban pemukulan oleh keluarga salah satu siswi berinisial N. Peristiwa ini diduga dipicu oleh penyitaan ponsel saat jam pelajaran berlangsung.

Eko mengatakan kejadian tersebut terjadi pada Jumat (31/10/2025). Peristiwa berawal saat dirinya meminta para siswa mengerjakan tugas kelompok di kelas. Ia memperbolehkan setiap kelompok menggunakan dua ponsel untuk mencari bahan pembelajaran. Namun, ada aturan yang disampaikan kepada siswa bahwa jika ponsel digunakan tidak semestinya, maka guru berhak menyita selama satu semester.

Baca Juga: Mobil Tertimpa Batu, Akses Jalan Trenggalek - Ponorogo Ditutup

“Saya sudah sampaikan dari awal, boleh pakai dua HP untuk mencari bahan pelajaran, tapi kalau digunakan tidak sesuai aturan, saya sita,” ujarnya, Senin (3/11/2025).

Namun, seorang siswi berinisial N kedapatan menggunakan ponsel bukan untuk keperluan pembelajaran. Eko kemudian menyita dan membawa ponsel tersebut ke bidang kesiswaan sesuai dengan aturan sekolah.

Tak lama setelah kejadian itu, Eko menerima telepon dari orang tua siswi tersebut. Ia mengaku bahwa dalam percakapan itu, orang tua N berbicara dengan nada tinggi, bahkan memaki dan menantangnya untuk berkelahi.

“Dia marah-marah lewat telepon, nadanya tinggi, banyak kata-kata kasar, bahkan menantang saya untuk berkelahi,” tuturnya.

Usai melaksanakan salat Jumat Eko yang sedang berada di rumah melihat sebuah mobil Innova hitam berhenti. Dari mobil itu keluar seorang pria yang mengaku sebagai kakak dari siswi N. Tanpa banyak bicara, pelaku langsung memukul kepala Eko dua kali dan memaki-maki di depan istrinya.

Baca Juga: Video Penganiayaan Perempuan di Trenggalek Viral, Ini Kata Polisi

“Atas kejadian itu, saya langsung melakukan visum dan melaporkan ke Polres Trenggalek,” ungkapnya.

Akibat peristiwa tersebut, keluarga Eko masih merasa trauma dan cemas. Ia berharap pihak kepolisian dapat menindaklanjuti kasus ini secara adil.

“Anak dan istri saya masih ketakutan. Saya hanya berharap kasus ini bisa segera diselesaikan,” imbuhnya.

Baca Juga: Polres Trenggalek Tangkap Tersangka Penipuan Bermodus Pencairan Modal Dari Bank

Sementara itu Kasat Reskrim Polres Trenggalek, AKP Eko Widiantoro mengatakan kasus dugaan penganiayaan ini saat ini tengah dalam penyelidikan polisi. Mereka akan memanggil sejumlah saksi dan pihak-pihak terkait untuk dimintai keterangan lebih lanjut. Saat ini polisi tengah melakukan penyelidikan dan memeriksa sejumlah saksi dalam kasus tersebut.

"Kami sudah memeriksa tiga saksi, termasuk keterangan korban. Kami juga masih mendalami motif pelaku," pungkasnya.

 

Editor : Bramanta
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.