Sabtu, 06 Jun 2026 19:17 WIB

Polres Trenggalek Tangkap Tersangka Penipuan Bermodus Pencairan Modal Dari Bank

  • Penulis :
  • | Sabtu, 14 Feb 2026 10:20 WIB
Foto: Satreskrim Polres Trenggalek menunjukkan barang bukti. (Polres Trenggalek/jatimnow.com)
Foto: Satreskrim Polres Trenggalek menunjukkan barang bukti. (Polres Trenggalek/jatimnow.com)

jatimnow.com-Satreskrim Polres Trenggalek membongkar kasus penipuan dengan modus pencairan modal dari salah satu bank nasional. Dalam kasus ini mereka mengamankan dua tersangka yakni MR (43) warga Wonosobo Jawa Tengah dan AK (51) warga Pasuruan. Mereka menjanjikan korban pencairan modal dari bank senilai Rp1 miliar dengan mudah.

Wakapolres Trenggalek Kompol Herlinarto mengatakan kasus dugaan penipuan ini terjadi pada bulan Januari 2026. Berawal dari pertemuan tak sengaja korban dengan pelaku di rumah saksi di Desa Gador, Kecamatan Durenan. Pada saat itu tersangka mengaku bisa mengurus pencairan modal usaha dari bank BCA dalam jumlah besar. Untuk pencairan modal Rp1 miliar syaratnya membayar administrasi Rp100 juta dan dana pinjaman akan ditransfer melalui BCA Mobile.

Baca Juga: Sindikat Mobil Bodong dan STNK Palsu Jaringan Pasuruan-Surabaya Dibongkar

"Korban kemudian menyerahkan uang Rp100 juta melalui transfer bank ke rekening tersangka MR.” ujarnya, Sabtu (14/2/2026).

Tak berselang lama, tersangka MR kembali menawarkan kepada korban jika menginginkan tambahan modal hingga Rp5 milyar, pihaknya bisa mengurus kembali namun syaratnya harus menambah uang lagi senilai Rp50 juta. Korban pun kembali menyerahkan uang sesuai dengan kesepakatan.

“Uang tersebut kembali diserahkan oleh korban beberapa hari kemudian,” imbuhnya.

Baca Juga: Akal Bulus Komplotan Penipu di Gresik Bikin Sales Susu UHT Asal Kediri Rugi Puluhan Juta

Untuk meyakinkan korban, tersangka mendatangi rumahnya. Tersangka lalu meminjam ponsel korban dan memasang aplikasi BCA Mobile palsu. Dalam aplikasi palsu ditampilkan notifikasi dana masuk Rp5 miliar. Tersangka juga menunjukkan tiga koper berisi uang pecahan rupiah dan dolar yang diklaim bernilai Rp50 miliar.bKorban Wiji Astuti sadar menjadi korban penipuan setelah uang Rp5 miliar sesuai notifikasi aplikasi tidak bisa dicairkan. Kemudian koper yang dipamerkan ternyata isinya tumpukan kertas putih bertuliskan terima kasih.

“Merasa ditipu, korban akhirnya melapor ke Polres Trenggalek. Polisi memastikan total kerugian korban mencapai Rp150 juta,” tuturnya.

Baca Juga: Pria Sidoarjo Beli Motor Ninja di Jember Diduga Pakai Uang Mainan

Polisi yang menerima laporan segera melakukan penyelidikan. Mereka menangkap kedua tersangka tersebut. Atas perbuatannya kedua tersangka dijerat Pasal 492 Undang-Undang RI Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP, dengan ancaman hukuman penjara maksimal 4 tahun.

“Atas perbuatannya, terhadap dua tersangka yakni MR dan AK dijerat dengan pasal 492 Undang-undang nomor 1 tahun 2023 Tentang KUHP dengan ancaman hukuman pidana penjara paling lama 4 tahun atau pidana denda paling banyak kategori IV.” pungkasnya.

Editor : Bramanta
Berita Terbaru

Kakak Beradik Terseret Ombak di Pantai Payangan Jember, Satu Ditemukan Tewas

Kedua korban dilaporkan hilang terseret ombak saat berwisata bersama keluarga.

Puncak Arus Balik Idul Adha 2026, Daop 8 Surabaya Layani 284 Ribu Penumpang

Puncak arus balik libur panjang Idul Adha 2026 bertepatan dengan Hari Lahir Pancasila. KAI Daop 8 Surabaya catat lonjakan tembus 284 ribu penumpang. Simak data lengkapnya di sini.

Jambret iPhone Turis Jerman di Kota Lama Surabaya Ditembak Polisi

Polisi menangkap pelaku jambret iPhone milik wisatawan asal Jerman di Kota Lama Surabaya. Pelaku dilumpuhkan karena melawan saat ditangkap.

Kapolres dan Dandim 0820 Probolinggo Terima Gelar Warga Kehormatan Suku Tengger

Prosesi pengukuhan berlangsung khidmat pada Malam Resepsi Yadnya Kasada di Pendopo Agung Desa Ngadisari.

Tabrak Pohon, Truk Pengangkut Ikan Asal Lamongan Terguling di JLS Tulungagung

Truk dalam perjalanan menuju Prigi Trenggalek, pengemudi dan penumpang alami luka serius.

Peringatan Hari Raya Waisak di Tulungagung, Ajak Umat Bersumbangsih Untuk Negeri

Puluhan umat Buddha mengikuti prosesi detik-detik peringatan Hari Raya Tri Suci Waisak di Vihara Buddha Loka Tulungagung.