Sabtu, 20 Jun 2026 19:02 WIB

Fenomena Motor Brebet di Jatim Dominan Matic, Berikut 3 Tips Pencegahannya

Sejumlah motor berjenis matic ramai masuk bengkel (ilustrasi/adyad ammy)
Sejumlah motor berjenis matic ramai masuk bengkel (ilustrasi/adyad ammy)

jatimnow.com – Fenomena motor brebet atau tersendat saat dikendarai sedang ramaj terjadi di sejumlah wilayah Jawa Timur, khususnya di Bojonegoro, Tuban, Lamongan, Surabaya, Sidoarjo, dan Malang.

Kondisi ini membuat banyak pengendara khawatir, terutama karena mayoritas kasus terjadi pada sepeda motor jenis matic.

Baca Juga: Polres Tulungagung Ungkap Kasus Penyalahgunaan BBM Subsidi, Ini Modusnya

Dari pantauan di sejumlah SPBU, motor yang paling banyak mengalami brebet di antaranya Honda Vario, Honda Beat, Honda Scoopy, Honda Genio, Yamaha Mio, Suzuki Smash, serta Happy 4-tak.

Ahmad, seorang warga Gresik yang bekerja di Surabaya, mengaku motornya mengalami brebet saat digunakan mengantar anak ke sekolah.

“Motor saya Honda Beat tahun 2023. Senin pagi mulai ngadat, tapi masih bisa jalan. Selasa pagi tambah parah. Setelah dibawa ke bengkel, ternyata harus ganti busi dan filter karena filternya sudah menghitam,” ujarnya, Kamis (30/10/2025).

Ahmad mengaku tidak mengetahui penyebab pasti gangguan tersebut, namun ia memastikan tangki motornya dalam kondisi penuh saat kejadian.

Menanggapi fenomena ini, Technical Service Division Head MPM Honda Jatim, M. Bondan Priyoadi, meminta masyarakat untuk tetap tenang dan segera menepikan kendaraan jika mengalami brebet di jalan.

“Cek level bahan bakar, bisa jadi sudah habis. Periksa kondisi aki, apakah masih bisa digunakan untuk starter. Lalu cek busi, apakah masih mengeluarkan percikan api berwarna biru,” jelas Bondan.

Baca Juga: Mengendalikan BBM, Menguji Jawa Timur

Jika motor benar-benar tidak bisa digunakan, masyarakat dapat menghubungi layanan Honda Care di nomor 1500-989 atau mendatangi bengkel resmi AHASS terdekat. Layanan Honda Care beroperasi setiap hari pukul 08.00–16.00 di wilayah Jawa Timur.

“Oli berfungsi sebagai pelumas, pembersih, pendingin, dan pelindung dari karat. Jika jarang diganti, oli bisa bercampur dengan kotoran dan mengalami penguapan akibat panas,” tambahnya.

Bondan juga mengingatkan bahwa bahan bakar yang disimpan terlalu lama dapat berubah warna dan bau, terutama jika tercampur dengan uap air dalam tangki. Kondisi ini berpotensi merusak pompa bahan bakar dan filter.

“Kami sangat menyarankan agar konsumen melakukan servis berkala di bengkel resmi AHASS untuk menjaga performa motor,” tutupnya.

Baca Juga: 7 Tips Cerdas Mengisi BBM di SPBU

Bondan juga memberikan sejumlah tips untuk mencegah motor brebet, di antaranya:

1. Hindari membeli bahan bakar saat tangki hampir kosong.

2. Isi BBM secara penuh di SPBU resmi untuk menghindari kondensasi udara yang bisa berubah menjadi uap air.

3. Lakukan penggantian oli secara berkala.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.