Minggu, 21 Jun 2026 03:28 WIB

Cadangan Beras Bulog Cabang Tulungagung Cukup Penuhi Kebutuhan 14 Bulan ke Depan

  • Penulis :
  • | Kamis, 30 Okt 2025 08:58 WIB
Foto: Kepala Bulog Cabang Tulungagung Yonas Hariadi. (Bramanta/jatimnow.com)
Foto: Kepala Bulog Cabang Tulungagung Yonas Hariadi. (Bramanta/jatimnow.com)

jatimnow.com- Bulog Cabang Tulungagung memastikan stok cadangan beras di lima gudang yang mereka kelola mencukupi untuk memenuhi kebutuhan pangan hingga 14 bulan ke depan.

Kepala Bulog Cabang Tulungagung Yonas Hariadi, menyatakan saat ini stok tercatat sebesar 48 ribu ton di wilayah kerjanya.

Baca Juga: Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

"Dengan kebutuhan bulanan bantuan beras sekitar 2.400 ton, maka dengan stok 48 ribu ton kita mampu bertahan hingga sekitar 14 bulan,” ujarnya, Kamis (30/10/2025).

Asumsi ketahanan pangan beras bisa lebih panjang apabila distribusi bantuan pangan beras berkurang atau bahkan dihentikan sementara oleh pemerintah pada periode tertentu.

"Kalau kebutuhan distribusi bantuan pangan beras turun lagi, ya otomatis kemampuan cadangan beras bisa lebih panjang," tuturnya.

Target serapan beras tahun 2025 untuk Cabang Tulungagung adalah 42 ribu ton. Jumlah tersebut naik signifikan dibanding target tahun sebelumnya yang hanya 5 ribu ton.

Baca Juga: Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

"Alhamdulillah, target sudah tercapai 100 persen dan kita tetap akan menyerap hingga akhir tahun sambil memantau dinamika harga gabah petani," terangnya.

Data nasional turut mendukung optimisme tersebut. Perum Bulog mencatat bahwa stok cadangan beras pemerintah nasional telah mencapai 3,9 juta ton, memastikan ketersediaan pangan hingga akhir tahun. Yonas menyebut bahwa stok lokal di Tulungagung juga penting sebagai bagian dari ketahanan pangan regional, terutama untuk memastikan distribusi bantuan pangan dan stabilisasi harga berjalan lancar.

"Meskipun stok nasional besar, kami harus memastikan stok di tingkat kabupaten cukup agar distribusi mampu menjangkau hingga ke desa-desa dan tidak bergantung pada logistik jauh," tambahnya.

Baca Juga: Asyik Nongkrong di Warung Kopi, Puluhan Pelajar di Tulungagung Terjaring Razia

Yonas juga mengingatkan bahwa keberhasilan capaian stok harus diimbangi dengan kualitas penyimpanan, agar beras tetap layak konsumsi dan tidak mengalami penurunan mutu.

"Gudang dengan daya tampung hingga 60.000 ton ini kita kelola dengan mekanisme pengendalian mutu yang ketat agar saat didistribusikan, masyarakat menerima beras yang layak," pungkasnya.

Editor : Bramanta
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.