Selasa, 16 Jun 2026 10:01 WIB

Pemkab, DPRD dan Akademisi Gelar Deklarasi Tulungagung Sehat Mental

  • Penulis :
  • | Rabu, 29 Okt 2025 09:06 WIB
Foto: Kegiatan deklarasi Tulungagung sehat mental. (Bramanta/jatimnow.com)
Foto: Kegiatan deklarasi Tulungagung sehat mental. (Bramanta/jatimnow.com)

jatimnow.com- Pemerintah Kabupaten dan DPRD Tulungagung bersama akademisi Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung mendeklarasikan "Tulungagung Sehat Mental". Kegiatan ini digelar sebagai bentuk respon atas tingginya angka kasus gangguan mental yang dialami masyarakat. Pihak kampus sendiri akan membuat aplikasi untuk pemeriksaan kesehatan mental, yang dapat diakses secara gratis.

Rektor UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung Abd. Aziz mengatakan, kesehatan mental memiliki dampak luas terhadap berbagai aspek kehidupan, mulai dari sosial, ekonomi, hingga pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) di tingkat lokal.

Baca Juga: Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

"Karenanya, kami mendorong adanya satu aplikasi kesehatan mental yang bisa diakses secara gratis oleh masyarakat," ujarnya, Selasa (28/10/2025).

Melalui aplikasi tersebut, masyarakat dapat mengetahui dan mengelompokkan jenis gangguan mental yang dialami, seperti skizofrenia, depresi, dan gangguan lain. Upaya ini sejalan dengan penerapan Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2014 tentang Kesehatan Jiwa.

"Kesadaran terkait kesehatan mental perlu dimulai dari sekarang, mengingat maraknya kasus gangguan mental di masyarakat," tuturnya.

Mengutip data World Health Organization (WHO) tahun 2019, Abd. Aziz menyebutkan sebanyak 970 juta orang di dunia mengalami gangguan jiwa. Setelah pandemi COVID-19, tercatat 58 juta anak dan remaja (usia 0–19 tahun) dari generasi Z mengalami kecemasan, sementara 280 juta orang dewasa menderita depresi.

Baca Juga: Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

"Jika dikaitkan dengan kondisi Tulungagung yang banyak memiliki pekerja migran, maka anak-anak yang ditinggalkan sangat berpotensi mengalami tekanan mental dan perlu pendampingan," ungkapnya.

Sementara itu, Anggota Komisi C DPRD Tulungagung, Dio Jordy Alvian, mengungkapkan jika Perda tentang Kesehatan jiwa di Tulungagung selama ini belum berfungsi dengan maksimal. Sejak tahun 2016 Tulungagung telah memiliki Perda tentang Kesehatan Jiwa. Namun belum berjalan maksimal dan perlu dilengkapi lagi.

“Masih belum lengkap. Perlu dilengkapi oleh perguruan tinggi dan dukungan dari Pemkab,” terangnya.

Baca Juga: Asyik Nongkrong di Warung Kopi, Puluhan Pelajar di Tulungagung Terjaring Razia

Angka kasus gangguan kesehatan mental di Tulungagung sendiri bertambah setiap tahun. Dibanding tahun lalu jumlah angka kasus tahun ini meningkat 20 persen. Terdapat beberapa faktor yang menyebabkan kasus gangguan mental terjadi. Diantaranya faktor ekonomi dan banyaknya warga yang bekerja di luar negeri.

"Tingginya pekerja migran juga berpengaruh terhadap kondisi ini, banyak anak yang kehilangan figur bapak maupun ibu dalam fase perkembangannya," pungkasnya.

 

Editor : Bramanta
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.