Jumat, 19 Jun 2026 02:22 WIB

Super League

Agresifitas Serangan Jadi Fokus Perbaikan Persik Kediri Jelang Lawan PSIM

  • Penulis :
  • | Selasa, 28 Okt 2025 21:15 WIB
Persik Kediri saat menjamu PSM Makassar di Stadion Brawijaya. (Foto: Persik Kediri/jatimnow.com)
Persik Kediri saat menjamu PSM Makassar di Stadion Brawijaya. (Foto: Persik Kediri/jatimnow.com)

jatimnow.com - Persik Kediri kembali mempersiapkan diri jelang menghadapi PSIM Yogyakarta, dalam lanjutan Super League musim 2025/2026. Agresifitas serangan menjadi fokus utama perbaikan bagi tim berjuluk Macan Putih, sebelum bertolak ke markas Laskar Mataram pada Jumat 31 Oktober 2025 mendatang.

Pelatih Persik Kediri, Ong Kim Swee menyebut jika jeda waktu yang ada ini akan ia manfaatkan untuk memperbaiki agresifitas serangan.

Baca Juga: Liga Persik 2026 Dimulai, Fondasi Pembinaan Pesepakbola Kediri Raya

Menurutnya, agresifitas serangan perlu adanya peningkatan untuk menuai hasil positif dan membawa Persik Kediri menduduki klasemen yang lebih baik.

Meski mengakui PSIM saat ini berada dalam posisi klasemen yang lebih baik, namun pelatih asal Malaysia itu memastikan Persik tidak akan menyerah begitu saja dan berusaha untuk mencuri hasil kemenangan.

Baca Juga: Hajar Persik Kediri 5-0, Persebaya Surabaya Finish di Urutan ke-4

“Ya, mereka berada dalam situasi yang lebih baik, berada dalam klasemen yang juga lebih baik dari kita. Tetapi itu bukan alasan untuk kita tidak memberi perlawanan saat pertandingan nanti,” tegasnya.

Pelatih berkacamata itu juga menyoroti kekuatan lini serang PSIM memiliki sejumlah pemain berkualitas seperti Ze Valente dan Ezequiel Vidal. Namun, ia menegaskan fokus timnya adalah pada keseluruhan permainan, bukan hanya pada satu individu.

Baca Juga: Persik Kediri Ingin Tutup Musim dengan Kemenangan di Kandang Persebaya

“Kita tidak bisa memikirkan hanya satu pemain (Ze Valente), tetapi mereka mempunyai pemain yang berkualitas seperti Vidal dan beberapa lagi. Jadi kita harus memikirkan secara keseluruhan,” ucapnya.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.