Kamis, 18 Jun 2026 22:43 WIB

Pastikan Kesiapan Penanganan Kebakaran, Satpol PP Cek Sejumlah Hydrant di Kota Kediri

  • Penulis :
  • | Kamis, 23 Okt 2025 19:20 WIB
Pengecekan hydrant oleh Satpol PP Kota Kediri. (Foto: Pemkot Kediri/jatimnow.com)
Pengecekan hydrant oleh Satpol PP Kota Kediri. (Foto: Pemkot Kediri/jatimnow.com)

jatimnow.com – Menyikapi maraknya peristiwa kebakaran belakangan ini, Pemerintah Kota Kediri melalui Satpol PP bersama Dinas PUPR dan PDAM Tirta Dhaha melakukan pengecekan ke sejumlah hydrant di wilayah Kota Kediri, Kamis (23/10/2025). Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan kesiapan pasokan air dalam mendukung penanganan kebakaran.

Kepala Satpol PP Kota Kediri, Paulus Luhur Budi mengatakan, bahwa pengecekan ini juga menjadi sarana penguatan koordinasi lintas instansi.

Baca Juga: Satpol PP Kota Kediri Edukasi Pemilik Kos, Wajib Berizin dan Larang Sewa Jam-jaman

“Melalui sidak ini, kita memastikan seluruh pihak memahami titik suplai air dan siap bergerak cepat jika terjadi kebakaran,” ujarnya.

Saat ini terdapat 20 titik hydrant di Kota Kediri. Sidak dilakukan secara sampling di sejumlah lokasi, di antaranya Jalan Medang Kamulan, Jalan Teuku Umar, Jalan Imam Bonjol, Perumnas Ngronggo, Jalan MT Haryono, Jalan Dhoho, dan Perumahan Mojoroto Indah.

Dari hasil pengecekan, seluruh hydrant dinyatakan berfungsi dengan baik, dengan tekanan air yang memadai. Namun Paulus menjelaskan bahwa kondisi aliran di wilayah padat penduduk memang berbagi suplai dengan kebutuhan rumah tangga.

“Karena jaringan air dibagi untuk kebutuhan masyarakat, tekanannya sedikit lebih kecil. Namun untuk penanganan kebakaran masih mencukupi,” terangnya.

Baca Juga: Pencari Ikan yang Tenggelam di Sungai Brantas Tulungagung Ditemukan Tewas

Paulus menambahkan, pasokan air untuk hydrant selama ini didukung oleh PDAM. Ke depan, pihaknya juga akan mengusulkan inovasi pemanfaatan air Sungai Brantas sebagai suplai alternatif ketika kondisi darurat.

"Usulan ini akan kita koordinasikan lebih lanjut dengan dinas terkait,” jelasnya.

Selain itu, Dinas PUPR juga sedang meninjau penataan ruang untuk opsi hydrant berbasis air bawah tanah, sementara Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP) akan mendorong agar setiap pengembang perumahan baru wajib menyediakan fasilitas hydrant di lingkungannya.

Baca Juga: Warga Tulungagung Hilang saat Berburu Ikan Mabuk di Sungai Brantas

“Harapannya seluruh OPD dapat bergerak sejalan untuk mempercepat penanganan risiko kebakaran, sehingga dampak dan kerugian di masyarakat dapat diminimalisir,” tegas Paulus.

Di akhir kegiatan, ia juga mengimbau masyarakat agar ikut menjaga fasilitas hydrant di lingkungannya.

"Kami berharap masyarakat tidak merusak atau menutup akses hydrant, karena fasilitas ini sangat penting untuk keselamatan bersama,” pesannya.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.