Kamis, 18 Jun 2026 04:47 WIB

Warga Tulungagung Hilang saat Berburu Ikan Mabuk di Sungai Brantas

Proses pencarian korban hilang di Sungai Brantas. (Foto: Tim SAR/jatimnow.com)
Proses pencarian korban hilang di Sungai Brantas. (Foto: Tim SAR/jatimnow.com)

jatimnow.com - Seorang warga Tulungagung dilaporkan hilang terseret arus Sungai Brantas, saat sedang mencari ikan mabuk, Selasa (19/5/2026). Korban diketahui bernama Mustofa (45) warga Desa Bendosari, Kecamatan Ngantru. Diduga korban terpeleset hingga terbawa arus dan hilang. Hingga saat ini proses pencarian masih berlangsung.

Komandan Tim Basarnas Trenggalek, Nuryono mengatakan pihaknya mendapat laporan terkait hilangnya korban di Sungai Brantas sekitar pukul 08.00 WIB. Dari keterangan sejumlah saksi, korban mencari ikan dalam momentum pladu atau flushing bendungan di Blitar yang membuat ikan mabuk. Saat itu banyak orang yang mencari ikan di aliran Sungai Brantas. Saksi mendengar bunyi orang terjatuh di sungai namun derasnya arus membuatnya tidak bisa menolong.

Baca Juga: Pencari Ikan yang Tenggelam di Sungai Brantas Tulungagung Ditemukan Tewas

"Saat itu ketinggian air sungai berangsung normal, yang mencari ikan banyak, saksi mendengar suara korban terjatuh ke sungai diduga karena terpeleset," ujarnya, Selasa (19/5/2026).

Usai menerima laporan, tim SAR gabungan langsung melakukan upaya pencarian. Dengan menggunakan perahu karet mereka menelusuri sungai Brantas hingga radius 3 kilometer. Mereka juga melakukan pemantuan di sekitar lokasi kejadian. Ketinggian air sungai yang berangsur normal belum membantu proses pencarian ini.

Baca Juga: Tiga Warga Blitar Terseret Arus Sungai Brantas, Satu Dinyatakan Hilang

"Untuk ketinggian air saat ini sudah normal, sebelumnya air meluap karena pladu atau flushing dari waduk Wlingi, namun sekarang sudah normal," tuturnya.

Basarnas dibantu dengan BPBD dan relawan masih akan terus melakukan pencarian. Radius pencarian juga semakin diperluas untuk mencari keberadaan korban. Mereka mengerahkan sejumlah relawan untuk memantau dari darat.

Baca Juga: Pantau Pladu Sungai Brantas, Pemkot Kediri Imbau Warga Utamakan Keselamatan

"Proses pencarian hingga saat ini masih berlangsung," pungkasnya.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.