Jumat, 19 Jun 2026 19:02 WIB

Disdik Lamongan Bersiap Sambut Kebijakan Mapel Wajib Bahasa Inggris Bagi SD

Halaman Dinas Pendidikan Lamongan. (Foto: Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)
Halaman Dinas Pendidikan Lamongan. (Foto: Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)

jatimnow.com - Dinas Pendidikan (Disdik) Lamongan menyambut baik wacana kewajiban mata pelajaran (mapel) Bahasa Inggris untuk jenjang pendidikan Sekolah Dasar (SD).

Kepala Bidang Sekolah Dasar, Disdik Lamongan, Waji berharap bahwa wacana yang dimunculkan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) ini sepenuhnya bisa direalisasikan melalui keputusan resmi.

Baca Juga: Pusat Bahasa UMSURA Buka Kelas Internasional untuk Publik

“Kewajiban belajar bahasa Inggris bagi anak-anak SD adalah langkah bagus dari pemerintah. Selain itu juga untuk kemajuan perkembangan anak," ungkapnya, Kamis (23/10/2025).

Waji menyebut jauh sebelum wacana ini dimunculkan sejumlah sekolah favorit di Lamongan sudah melaksanakan mapel Bahasa Inggris dalam kurikulum.

Baca Juga: Tingkatkan Kapasitas Guru, Disdik Lamongan Gelar Bimtek

“Memang belum semua sekolah melaksanakan, tapi sudah ada beberapa sekolah yang mulai menerapkan pelajaran bahasa Inggris sejak dini. Mereka sadar pentingnya bahasa ini untuk perkembangan anak-anak ke depan,” tuturnya.

Ia juga menyebut, sejumlah sekolah di Lamongan telah memiliki guru Bahasa Inggris, meski status pelajaran tersebut masih bersifat pilihan dan belum wajib di seluruh satuan pendidikan dasar.

Baca Juga: Kuota SPMB SMP Negeri di Lamongan 9.600, Berikut Jalur dan Persyaratannya

Soal kesiapan pelaksanaan tahun 2027, Dinas Pendidikan Lamongan berencana melakukan pemetaan dan pendataan guru serta kebutuhan tenaga pendidik baru.

“Kesiapan lapangan memang belum dicek secara menyeluruh, karena penerapannya masih dua tahun lagi. Namun setelah ini, tentu akan ada langkah-langkah penyiapan bagi guru maupun pengawas sekolah agar semua siap ketika pelajaran bahasa Inggris resmi diterapkan di SD,” jelasnya.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.