Minggu, 14 Jun 2026 21:52 WIB

Protes Tayangan Trans7, Ribuan Santri Jatim Geruduk DPRD Jatim

Ribuan santri Jawa Timur demo di DPRD Jatim, mengecam tayangan "Xpose Uncensored" Trans7 yang dinilai melecehkan pesantren. (Foto: FJN for jatimnow.com)
Ribuan santri Jawa Timur demo di DPRD Jatim, mengecam tayangan "Xpose Uncensored" Trans7 yang dinilai melecehkan pesantren. (Foto: FJN for jatimnow.com)

jatimnow.com - Ribuan santri dan alumni pondok pesantren se-Jawa Timur yang tergabung dalam Aliansi Santri Nderek Kiai (ASRI) menggelar aksi protes di depan gedung DPRD Jawa Timur, Surabaya, Selasa (21/10/2025). Aksi ini merupakan bentuk protes terhadap tayangan program "Xpose Uncensored" Trans7 yang dinilai melecehkan santri dan kiai pondok pesantren.


Massa aksi menilai, tayangan yang disiarkan pada 13 Oktober 2025 tersebut telah mencoreng citra pesantren, khususnya KH Anwar Manshur, pengasuh Pondok Pesantren Lirboyo Kediri.

Juru bicara aksi, HM. Shobih Asrori, yang juga Wakil Bupati Pasuruan, menegaskan bahwa kepatuhan santri kepada kiai bukanlah perbudakan, seperti yang dinarasikan dalam tayangan tersebut.

Baca Juga: Jargas PGN Pasok Energi untuk 15 Ribu Santri Pesantren Dalwa

"Dalam dunia pesantren, kepatuhan santri kepada kiai adalah bagian dari mencari keberkahan," ujarnya.

Shobih juga menuntut pemilik Trans7 untuk meminta maaf secara langsung kepada para masyayikh yang namanya telah dicatut dalam tayangan tersebut.

Selain berorasi, perwakilan santri dan pengasuh pesantren dari berbagai daerah di Jawa Timur juga melakukan audiensi dengan pimpinan dan anggota DPRD Jatim.

Pertemuan tersebut juga dihadiri oleh Kepala Dinas Kominfo Jatim, Wakil Kesbangpol Linmas Jatim, KPID Jatim, PWI Jatim, serta Direktur Operasional Trans Media, Latif Harnoko, sebagai perwakilan dari Trans7.

Koordinator ASRI Jatim, Masduki, menyatakan bahwa aksi ini bertujuan untuk memperjuangkan hak-hak santri yang merasa terusik dan diperlakukan diskriminatif oleh tayangan "Xpose Uncensored" Trans7.

Baca Juga: Gus Salam Sowan ke Kiai Imjaz Jelang Muktamar NU ke-35

"Kami tidak rela para masyayikh dan kiai pondok pesantren dinarasikan dan difitnah sekejam itu," tegasnya.

Perwakilan dari Pondok Pesantren Tebuireng Jombang menambahkan, kejadian ini menjadi "kado pahit" bagi kalangan santri, terutama menjelang peringatan Hari Santri Nasional dan pasca-musibah di Ponpes Al Khoziny Sidoarjo.

Ia juga menegaskan pentingnya menjaga hubungan baik antara ulama dan umaro, serta mendesak agar kasus ini dibawa ke ranah hukum jika dibiarkan.

KH Imam Ghozali Aro, perwakilan dari Jember, mengingatkan pentingnya merawat kebhinekaan bangsa, termasuk menghormati tradisi lembaga pendidikan seperti pondok pesantren.

Baca Juga: KPK Angkut 2 Koper Hitam Usai Periksa 15 Saksi Dana Hibah Jatim di Probolinggo

"Bicara pesantren jangan disamakan dengan lembaga pendidikan pada umumnya," ujarnya.

Menanggapi tuntutan tersebut, Direktur Operasional Trans Media, Latif Harnoko, mengakui bahwa tayangan "Xpose Uncensored" telah menciderai perasaan umat Islam, khususnya kalangan santri, kiai, dan pondok pesantren.

"Trans7 sudah menayangkan permohonan maaf yang disiarkan berulang-ulang. PH Sandhika juga disanksi tidak boleh masuk lagi ke Trans7 dan program Xpose Uncersored Trans7 ditutup selama-lamanya," jelasnya.

Latif juga menambahkan bahwa Chairul Tanjung, pemilik Trans Media Group, akan hadir langsung ke Ponpes Lirboyo pada Kamis (23/10/2025) untuk menyampaikan permohonan maaf.

Ketua DPRD Jatim, Musyafak Rouf, menyatakan bahwa pihaknya akan menindaklanjuti tujuh tuntutan yang disampaikan oleh ASRI Jatim sesuai dengan kewenangan yang dimiliki.

Editor : Ali Masduki
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.