Minggu, 21 Jun 2026 09:26 WIB

Fosil Gajah Purba Stegodon Ditemukan di Nganjuk, Usia 800 Ribu Tahun

Fosil Gajah Stegodon (foto: Fajar for jatimnow.com)
Fosil Gajah Stegodon (foto: Fajar for jatimnow.com)

jatimnow.com – Penemuan fosil gajah purba kembali menggemparkan dunia arkeologi Indonesia. Tim Museum Geologi Bandung berhasil menemukan fosil Stegodon di kawasan Hutan Tritik, Desa Tritik, Kecamatan Rejoso, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur. 

Fosil ini diperkirakan berusia sekitar 800.000 tahun dan memiliki kondisi kerangka yang relatif lengkap. Sebuah temuan langka dalam sejarah paleontologi Indonesia.

Baca Juga: Meimura Bawa Ludruk Garingan ke Nganjuk, Bedah Filosofi Sambang Putu

Penemuan ini merupakan hasil eksplorasi lanjutan dari survei awal tahun 2024, yang mengindikasikan adanya lapisan batuan purba di wilayah tersebut. 

Proses ekskavasi dilakukan oleh Tim Museum Geologi Bandung bekerja sama dengan Dinas Kepemudaan, Olahraga, Kebudayaan, dan Pariwisata (Disporabudpar) Nganjuk serta Komunitas Kota Sejuk, kelompok pemerhati sejarah dan lingkungan lokal.

Ketua Tim Penyelidikan dan Konservasi Museum Geologi, Unggul Prasetyo Wibowo, menyebutkan bahwa kerangka yang ditemukan menunjukkan tingkat keutuhan yang luar biasa.

"Kami berharap ini berasal dari satu individu yang cukup lengkap. Bagian yang sudah ditemukan meliputi rahang bawah lengkap dengan gigi, sepasang tulang panggul, satu gading, beberapa tulang rusuk, dan sebagian tulang kaki,” jelas Unggul, Selasa (21/10/2025).

Ia menambahkan bahwa rahang dan gigi merupakan komponen kunci dalam proses identifikasi spesies. Berdasarkan karakteristik gigi yang ditemukan, tim memastikan bahwa fosil tersebut berasal dari jenis Stegodon, nenek moyang gajah modern yang pernah hidup di Asia Tenggara.

Baca Juga: Makan Bergizi Gratis, DPR dan BGN Gaungkan Investasi Generasi Emas di Nganjuk

"Karakter gigi yang khas dari Stegodon menjadi bukti kuat bahwa hewan ini pernah hidup di wilayah ini,” tambahnya.

Lapisan batuan tempat fosil ditemukan menunjukkan usia geologis sekitar 800.000 tahun, menempatkannya pada masa Pleistosen Tengah. 

Era ini dikenal sebagai masa ketika banyak mamalia besar mendiami Pulau Jawa. Temuan ini memperkuat teori bahwa Jawa Timur merupakan jalur penting dalam migrasi fauna purba dari Asia ke Nusantara.

Proses ekskavasi diperkirakan berlangsung selama sepuluh hari untuk menggali sisa-sisa kerangka dan memastikan tidak ada bagian fosil yang rusak akibat erosi atau aktivitas manusia.

Baca Juga: Nganjuk dan Ponorogo Paling Ngebut Bentuk Koperasi Merah Putih

Humas Komunitas Kota Sejuk, Sukadi, menyebut bahwa kawasan Desa Tritik memang telah lama dikenal sebagai “ladang fosil”. Sejumlah fosil hewan purba lainnya juga ditemukan di sekitar lokasi.

"Di sekitar sini sudah banyak ditemukan fosil, tidak hanya Stegodon, tapi juga rusa purba dan beberapa hewan lainnya,” ungkap Sukadi.

Jika proses ekskavasi dan konservasi berjalan lancar, fosil Stegodon ini akan dibawa ke Museum Geologi Bandung untuk diteliti lebih lanjut dan dipamerkan kepada publik.

Editor : Bramanta
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.