Jumat, 19 Jun 2026 11:14 WIB

Yayasan Gang Sebelah Gelar Diskusi Publik ‘Sastra: Ekosistem, Etika dan Aktivasi’

Acara diskusi publik dunia sastra, bertema 'Sastra: Ekosistem, Etika dan Aktivasi' di Sualoka Hub, Kampung Kemasan, Jalan Nyai Ageng Arem-arem, Kelurahan Pekelingan, Gresik. (Foto: Sahlul Fahmi/jatimnow.com)
Acara diskusi publik dunia sastra, bertema 'Sastra: Ekosistem, Etika dan Aktivasi' di Sualoka Hub, Kampung Kemasan, Jalan Nyai Ageng Arem-arem, Kelurahan Pekelingan, Gresik. (Foto: Sahlul Fahmi/jatimnow.com)

jatimnow.com – Yayasan Gang Sebelah bekerja sama dengan Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia menggelar diskusi publik bertajuk “Sastra: Ekosistem, Etika dan Aktivasi”, di Sualoka Hub, Kampung Kemasan, Gresik, Minggu (19/10/2025) malam.

Acara ini menghadirkan tiga narasumber, yakni Yogi Ishabib (penulis, peneliti, dan Dosen Kajian Budaya Universitas Ciputra), Imam Muhtarom (sastrawan, dosen Sastra Universitas Singaperbangsa Karawang dan kurator Borobudur Writers & Cultural Festival), serta Dewi Musdalifah (sastrawan, pendidik, dan pembina Yayasan Gang Sebelah). Diskusi dipandu moderator Yusnita Larashati.

Baca Juga: Pemancing Tenggelam di Kali Lamong Gresik Akhirnya Ditemukan

Di hadapan puluhan pegiat sastra, para narasumber membahas sejarah, perkembangan, hingga tantangan ekosistem sastra hari ini, termasuk soal minimnya minat generasi Z di Gresik terhadap kegiatan sastra luring.

“Kerja kesenian itu tidak mudah dan kompleks. Karena itu, perlu mempererat kolaborasi semua pihak,” ujar Dewi Musdalifah.

Sementara itu, Yogi Ishabib menyinggung kembali esensi kesusastraan sebagai proses kreatif yang manusiawi.

“Praktik membaca dan menulis adalah kerja manusia. Kadang hasilnya bagus, kadang juga tidak, dan itu bagian dari proses,” ucapnya.

Adapun Imam Muhtarom menyoroti pentingnya keberlanjutan ekosistem literasi di Indonesia.

Baca Juga: Pemancing Tenggelam di Kali Lamong Gresik, Pencarian Terkendala Arus Deras

“Tradisi tulis kita sebenarnya masih muda. Karena itu perlu kerja bersama untuk memperkuat fondasinya,” tegasnya.

Ketua Yayasan Gang Sebelah, Hidayatul Nikmah, menjelaskan bahwa diskusi ini merupakan rangkaian kegiatan dua hari bertema Sapa Sastra, yang sebelumnya diawali dengan FGD berisi 30 peserta.

“Rumusan dari FGD itulah yang kemudian diperdalam malam ini bersama narasumber,” jelasnya.

Dari hasil rangkaian kegiatan, panitia mencatat beberapa catatan penting, antara lain minimnya event sastra di Gresik, ketiadaan penerbit lokal yang konsisten menerbitkan buku sastra, serta kecenderungan gen Z lebih aktif di ranah digital ketimbang kegiatan sastra konvensional.

Baca Juga: Kampung SIBA KLASIK Gresik Terapkan Kurban Minim Sampah

“Harapan kami, sastra di Gresik bisa diperkuat dari hulu ke hilir. Setelah ini, masukan akan kami sampaikan ke dinas terkait,” tambah Irfan Akbar, perwakilan Yayasan Gang Sebelah.

Salah satu peserta, Quni Qurota (25), mengaku senang dengan terselenggaranya acara tersebut.

“Jarang sekali ada kegiatan seperti ini di Gresik. Saya sangat senang bisa terlibat,” ucapnya.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.