Selasa, 16 Jun 2026 01:11 WIB

Puluhan Penari di Tulungagung Belajar Gadrung Marsan

  • Penulis :
  • | Senin, 20 Okt 2025 10:57 WIB
Foto: Peserta Nyantrik 8 mementaskan tari gandrung marsan. (Bramanta/jatimnow.com)
Foto: Peserta Nyantrik 8 mementaskan tari gandrung marsan. (Bramanta/jatimnow.com)

jatimnow.com-Puluhan penari di wilayah eks Karisidenan Kediri mengikuti kegiatan workhshop Nyantrik 8 di Kabupaten Tulungagung. Mereka belajar menari secara langsung kepada maestro tari Gandrung Marsan Banyuwangi, Subari Sofyan. Peserta tampak antusias mendengarkan materi dan memperagakan tari khas Banyuwangi ini. Tak hanya belajar menari, mereka juga mementaskan hasil workshop secara langsung.

Salah seorang peserta workhsop, Alzio merasa sangat senang dengan kegiatan tersebut. Tak hanya belajar langsung kepada maestro tari Gandrung Marsan, Alzio juga mendapat pengalaman mementaskan tari tersebut. Dengan semangat Alizio mengikuti gerakan yang diajarkan oleh Subari Sofyan.

Baca Juga: Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

"Saya belum pernah menari Gandrung Marsan, dan ini menjadi kesempatan saya untuk belajar langsung kepada maestro nya, sangat senang bisa mengikuti workhshop Nyantrik ini," ujarnya, Sabtu (18/10/2025).

Hal senada juga diungkapkan oleh Fransiswa Valentia. Peserta asal Kediri ini mengaku sangat senang dengan materi yang diberikan. Fransiswa pernah menari Gandrung, namun untuk Gandrung Marsan ini merupakan yang pertama. Gerakan tari Gandung Marsan ini berbeda dengan lainnya.

Baca Juga: Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

"Kalau Gandrung Marsan biasanya ditarikan oleh cowok, berbeda dengan Gandrung lain," tuturnya.

Sementara itu, Subari Sofyan merasa senang dengan digelarnya Workshop Nyantrik ini. Seniman asli Banyuwangi ini tidak menyangka peserta berasal dari daerah lain seperti Blitar, Kediri dan Nganjuk. Subari berharap Tulungagung dapat menjadi wisata seni seperti di Banyuwangi.

Baca Juga: Asyik Nongkrong di Warung Kopi, Puluhan Pelajar di Tulungagung Terjaring Razia

"Karena Tulungagung sudah memiliki tari Reyog Kendang dan Jaranan Sentherewe yang sudah ditetapkan sebagai Warisan Budaya Tak Benda, jika dikelola secara maksimal bisa semakin berkembang," pungkasnya.

Editor : Bramanta
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.