Rabu, 17 Jun 2026 19:17 WIB

Pasca Kejadian Keracunan, Pengelola SPPG di Tulungagung Meminta Maaf

  • Penulis :
  • | Rabu, 15 Okt 2025 11:58 WIB
Foto: Dapur SPPG di Desa Tanggung yang mensuplai MBG. (Bramanta/jatimnow.com)
Foto: Dapur SPPG di Desa Tanggung yang mensuplai MBG. (Bramanta/jatimnow.com)

jatimnow.com-Pihak Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Yayasan Gusti Maringi Mukti, di Desa Tanggung, Kecamatan Campurdarat, Kabupaten Tulungagung meminta maaf atas kejadian keracunan yang terjadi di SMPN 1 Boyolangu. Buntut peristiwa tersebut kini operasional SPPG ini dihentikan sementara waktu. Sebelumnya sebanyak 68 siswa di sekolah tersebut mengalami keracunan usai menyantap menu Makan Bergizi Gratis (MBG), yang dikirim oleh SPPG ini.

Kepala SPPG Desa Tanggung Fatkurrohman menyampaikan permohonan maafnya kepada semua pihak. Dalam hal penyediaan menu Makan Bergizi Gratis (MBG) tersebut pihaknya sebenarnya sudah melaksanakannya sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP). Namun demikian pihaknya juga mengaku kejadian tersebut merupakan diluar unsur kesengajaan.

Baca Juga: Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026


"Dengan kejadian tersebut tentunya kami sangat prihatin sekali. Untuk itu kami kedepannya akan lebih berhati-hati dan melakukan evaluasi untuk meningkatkan kualitas menu MBG agar kejadian serupa tidak terjadi lagi," ujarnya, Rabu (15/10/2025).

Lebih lanjut Fatkur mengatakan SPPG Desa Tanggung saat ini telah mampu menyediakan menu MBG sebanyak 3292 Porsi. Pihaknya mengaku dari jumlah tersebut porsi MBG yang dikirimkan ke SMPN 1 Boyolangu ada sebanyak 1.120 porsi dan itupun merupakan pengiriman yang pertama kalinya.

Baca Juga: Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor


"Untuk menu MBG yang kita kirim ke SMPN 1 Boyolangu kemarin merupakan pengiriman yang pertama kalinya yaitu sebanyak 1.120 porsi dan kita sangat kaget atas kejadian tersebut," ungkapnya.

Hal senada juga diungkapkan pihak Yayasan Gusti Maringi Mukti, Siti Hanifah. Selaku mitra SPPG Desa Tanggung juga menyampaikan permohonan maaf dan keprihatinannya atas kejadian tersebut. Sebelum menu MBG di distribusikan ke sekolah terlebih dahulu Tim ahli gizi melakukan uji coba menu tersebut.

Baca Juga: Asyik Nongkrong di Warung Kopi, Puluhan Pelajar di Tulungagung Terjaring Razia


"Seperti menu yang kemarin nasi kuning ayam kecap itu dari Tim ahli gizi SPPG juga mencicipinya terlebih dahulu sebelum di distribusikan ke sekolah. Bahkan usai kejadian sisa menu serupapun dari Kabag Wil SPPG yang kesini di hari yang sama jam 19.00 WIB juga ikut memakannya dan kondisi nasinya masih dalam kondisi tidak basi, ayamnyapun juga tidak basi atau masih layak dikonsumsi. Setelah jeda dua jam berikutnya juga tidak merasakan gejala maupun reaksi apa-apa," pungkasnya.

 

Editor : Bramanta
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.