Selasa, 16 Jun 2026 22:12 WIB

Kang Giri Launching Tema-Logo Hari Jadi Ponorogo ke-529: “Kidung Aruna Kinanti”

Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko saat meluncurkan tema dan logo Hari Jadi Ponorogo ke-529 bertajuk “Kidung Aruna Kinanti” di Pendopo Agung Pemkab Ponorogo, Jumat (1/8/2025) sore. Tema tersebut bermakna doa dan kolaborasi untuk Ponorogo yang lebih hebat. (Fo
Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko saat meluncurkan tema dan logo Hari Jadi Ponorogo ke-529 bertajuk “Kidung Aruna Kinanti” di Pendopo Agung Pemkab Ponorogo, Jumat (1/8/2025) sore. Tema tersebut bermakna doa dan kolaborasi untuk Ponorogo yang lebih hebat. (Fo

jatimnow.com – Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko resmi meluncurkan tema dan logo Hari Jadi Ponorogo ke-529 yang bertajuk “Kidung Aruna Kinanti”, Jumat (1/8/2025) sore. Acara peluncuran berlangsung meriah di Pendopo Agung Pemkab Ponorogo, Jalan Alun-Alun Utara, Kelurahan Mangkujayan.

Dalam kesempatan itu, Bupati yang akrab disapa Kang Giri menjelaskan makna mendalam di balik tema dan logo tersebut. Tema “Kidung Aruna Kinanti” dipilih sebagai simbol perjalanan baru Ponorogo menuju masa depan yang lebih gemilang, penuh harapan, dan kolaborasi.

Baca Juga: Jembatan Merah Putih Presisi di Ponorogo Permudah Akses Warga dan Anak Sekolah

“Tema ini bukan sekadar untaian kata, tetapi doa dan semangat baru. Kidung berarti nyanyian atau dzikir, sementara Aruna adalah fajar yang menyingsing, tanda datangnya harapan baru. Sedangkan Kinanti berarti menggandeng, berjalan bersama menuju cita-cita bersama,” jelas Kang Giri.

Menurutnya, filosofi tersebut menjadi pengingat bahwa pembangunan Ponorogo harus dilakukan secara gotong royong, dengan semua pihak bergandengan tangan.

“Kinanti ini menggambarkan kita tidak berjalan sendiri. Kita melangkah bersama, menyongsong babak baru Ponorogo yang lebih hebat,” ujarnya.

Sebelumnya, pada Hari Jadi Ponorogo ke-528, tema yang diusung adalah “Serenade Langit Tembaga” yang menggambarkan kemegahan cahaya senja sebagai simbol refleksi akhir periode pertama kepemimpinannya. Kini, tema baru ini menandai langkah awal menuju periode berikutnya.

Baca Juga: Tak Lagi Pakai Tenaga, Pebecak di Ponorogo Tersenyum Dapat Becak Listrik dari Prabowo

Logo Hari Jadi ke-529 Ponorogo digambarkan menyerupai lembaran buku yang sedang dibuka, dengan perpaduan warna merah, hijau toska, hingga magenta. Menurut Kang Giri, desain tersebut melambangkan perjalanan panjang Ponorogo yang terus menulis kisah baru di setiap halamannya.

“Lembaran buku ini melambangkan sejarah Ponorogo yang terus berlanjut. Kita tidak ingin melupakan masa lalu, tapi terus menulis bab baru dengan semangat muda dan inovatif,” tutur Kant Giri.

Pemilihan warna cerah seperti hijau toska dan magenta dimaksudkan untuk menggambarkan energi generasi muda serta harapan baru yang terus tumbuh di Bumi Reog. Sementara penggunaan font klasik menjadi jembatan antara nilai tradisi dan semangat modern.

Baca Juga: Resmikan Air Frezz, Plt Bupati Ponorogo Tekankan Pentingnya Air Minum Bersertifikat

529: Nyanyian Harapan dan Kolaborasi

Makna dari angka 529 sendiri digambarkan sebagai kidung merdu perjalanan panjang Ponorogo. Tahun ini, seluruh harmoni kehidupan masyarakat dibingkai dalam semangat puitis yang mengajak semua pihak untuk bersama-sama menulis sejarah baru.

“Ini bukan sekadar perayaan, tapi nyanyian peradaban. Sebuah kidung yang dibuka dengan fajar, dinyanyikan bersama, dan ditulis di halaman berikutnya. Mari kita lanjutkan kisah hebat ini dengan cahaya yang lebih terang dan langkah yang lebih erat,” pungkasnya. (Adv)

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.