Selasa, 16 Jun 2026 12:16 WIB

Kisah Warga di Tulungagung Kembangkan Budi Daya Jambu Kristal Jumbo

  • Penulis :
  • | Selasa, 07 Okt 2025 08:55 WIB
Foto: Jambu kristal jumbo yang dikembangkan Mulyono di Tulungagung. (Bramanta/jatimnow.com)
Foto: Jambu kristal jumbo yang dikembangkan Mulyono di Tulungagung. (Bramanta/jatimnow.com)

jatimnow.com-Mulyono, warga Desa Moyoketen, Kecamatan Boyolangu, Kabupaten Tulungagung mengembangkan budi daya jambu kristal jumbo. Varian jambu kristal ini memiliki ukuran yang cukup besar. Sebelumnya Mulyono juga sukses mengenalkan budi daya buah belimbing. Kini Mulyono mengembangkan usahanya dalam bidang pertanian dengan mengembangkan jambu kristal jumbo di lahan pertanian di Desa Gondosuli, Kecamatan Gondang.

Budidaya jambu kristal jumbo mulai ditekuni sejak tahun 2022. Dalam tiga tahun, Mulyono sudah menanam 300 pohon, meski baru 100 yang benar-benar produktif. Hasilnya cukup memuaskan. Dari satu batang, ada yang bisa menghasilkan 40 hingga 50 kilogram buah jambu, dengan ukuran rata-rata 0,5 kilogram per biji. Meski begitu Mulyono terus berinovasi untuk mengembangkan buah jambu dengan target berat perbiji 1 kilogram.

Baca Juga: Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

“Saya belum puas. Bulan Desember nanti kita doa dan kerja keras. Satu buah harus bisa satu kilo. Bahkan kemarin sudah ada yang nyampe satu kilo dua ons,” ujarnya, Selasa (7/10/2025).

Pemasaran buah hasil kebunnya kini sudah meluas. Tidak hanya memenuhi kebutuhan lokal Tulungagung, Mulyono juga mengirim ke toko-toko modern di wilayah Kediri, Nganjuk, hingga menjangkau Surabaya, Jakarta, dan Bali melalui reseller. Mulyono bahkan kewalahan untuk memenuhi permintaan konsumen.

Baca Juga: Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

“Pasarnya hari ini justru kekurangan barang. Saya harus nambah pohon, target Desember jadi 500 batang,” tuturnya.

Tak hanya menambah kapasitas produksi, Mulyono menekankan kualitas sebagai kunci. Jambu kristal milik Mulyono dipasarkan dengan merek ABM (Agrowisata Belimbing Mulyono). Harga jambu dijual Rp15 ribu per kilogram, sedangkan reseller melepasnya dengan margin 30 persen, hingga sekitar Rp24-25 ribu per kilogram di pasar modern. Selain jambu kristal, Mulyono juga tengah mengembangkan varietas jambu lain, termasuk jambu merah yang kaya vitamin C. Ia berharap, diversifikasi produk ini dapat menjaga keberlangsungan agrowisatanya.

Baca Juga: Asyik Nongkrong di Warung Kopi, Puluhan Pelajar di Tulungagung Terjaring Razia

“Yang membedakan itu taste sama mutu. Saya ndak ngejar jumlah, tapi kualitas. Saya juga minta dukungan pemerintah supaya produk lokal ini lebih dipromosikan, biar masyarakat makin cinta buah nasional,” pungkasnya.

 

Editor : Bramanta
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.