Senin, 22 Jun 2026 13:48 WIB

Rektor UB Tinjau Potensi Trenggalek, Mas Ipin: Semoga Kita Berjodoh

  • Penulis :
  • | Selasa, 07 Okt 2025 07:55 WIB
Foto: Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin bersama rektor UB Prof. Widodo (Prokopim/jatimnow.com)
Foto: Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin bersama rektor UB Prof. Widodo (Prokopim/jatimnow.com)

jatimnow.com–Rektor Universitas Brawijaya (UB) Prof. Widodo bersama tim melakukan kunjungan ke Kabupaten Trenggalek. Dalam kunjungan tersebut, Rektor UB diterima langsung oleh Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin di Pendopo Manggala Praja Nugraha. Kunjungan ini bertujuan untuk mempererat kerja sama antara Universitas Brawijaya dan Pemerintah Kabupaten Trenggalek, sekaligus meninjau potensi daerah, termasuk perkebunan dan Pabrik Kopi Van Dilem di Kecamatan Bendungan.

Widodo menyampaikan, hubungan baik antara UB dan Pemkab Trenggalek telah terjalin sejak lama, khususnya dalam kerja sama pengembangan minyak atsiri.

Baca Juga: Bank Jatim Salurkan CSR ke Trenggalek Berupa Floor Projector Highlight

“Kita sudah menjalin kerja sama antara Universitas Brawijaya dengan Kabupaten Trenggalek, dan hubungan ini terikat dengan baik,” ujarnya, Senin (6/10/2025).

Dalam kunjungannya ke Pabrik Kopi Van Dilem, Prof. Widodo menilai bahwa sistem pengelolaan kopi di Trenggalek menunjukkan nilai historis dan keberlanjutan yang luar biasa.

“Perkebunan kopi di sini sudah ada sejak zaman Belanda dengan konsep sustainability, jadi lingkungan tidak rusak tetapi tetap produktif. Ini menjadi pembelajaran penting bagi pengembangan pendidikan dan ekonomi berkelanjutan,” jelasnya.

Ia menegaskan bahwa pembangunan ekonomi harus selaras dengan pelestarian lingkungan.

“Pendidikan kita harus menyentuh aspek keberlanjutan. Semua teknologi dan pengembangan ekonomi tidak boleh merusak lingkungan. Kita ingin UB juga berperan aktif dalam sustainable development di Trenggalek, khususnya di kawasan Van Dilem,” imbuhnya.

Baca Juga: Mahasiswa Universitas Brawijaya Tolak Kampus Kelola SPPG, Rektorat Bungkam

Lebih lanjut, Widodo menerangkan pihaknya telah meninjau beberapa lokasi untuk menjajaki kerja sama lebih luas dalam bidang Tri Dharma Perguruan Tinggi, yakni pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat.

“Insyaallah akan kita tindak lanjuti dalam perjanjian kerja sama yang lebih detail. Saya melihat visi Pak Bupati sangat luar biasa, berorientasi pada pembangunan berkelanjutan. Itu hal yang jarang dimiliki pemimpin daerah,” ungkapnya.

Sementara itu, Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin menyampaikan apresiasi atas kunjungan dan perhatian Universitas Brawijaya terhadap potensi daerahnya.

Baca Juga: JLS di Tulungagung Telah Rampung Pembangunannya, Tiga Kabupaten Sudah Terhubung

“Pak Rektor sebelumnya sudah bekerja sama dengan kami di sektor atsiri. Kali ini beliau melihat potensi lain, termasuk Van Dilem dan aglomerasi Tunggal Rogo Mandiri atau selingkar Wilis,” tutur Mas Ipin.

Bupati yang akrab disapa Mas Ipin ini menambahkan, berbagai ide dan peluang kerja sama telah dibahas bersama dalam pertemuan tersebut.

“Kita sepakat untuk fokus pada pembangunan berbasis alam, sejarah, dan pendidikan. Kami berharap kerja sama ini bisa terwujud nyata dan membawa manfaat bagi masyarakat, pak Rektor tadi juga sangat antusias dan ingin menseriusi kerja sama ini. Semoga kita benar-benar berjodoh dengan Universitas Brawijaya.” pungkasnya.

Editor : Bramanta
Berita Terbaru

Soehadi Moeljono Ditunjuk Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Pengalaman panjang dan kontribusi Mulyono dalam membangun struktur partai di Bojonegoro masih sangat dibutuhkan.

Kenang Almarhum Rektor, UIN KHAS Jember Pakai Pita Hitam di Liga Mahasiswa

Sebuah bingkai foto almarhum Prof. Hepni juga tampak dibawa ke tengah lapangan oleh para pemain UIN KHAS.

Tak Sekadar Hiburan, Musik Miliki Peran Krusial di Berbagai Elemen Kehidupan

Musik memegang peranan krusial yang menyentuh berbagai elemen kehidupan, mulai dari aspek sosial, edukasi, hingga menjadi identitas budaya suatu bangsa.

Adela Kanasya Adies Jaga Soliditas Jaringan Relawan Surabaya

Adela Kanasya Adies menemui 1.000 relawan di Surabaya demi menjaga komunikasi politik pasca-PAW menggantikan politisi senior Adies Kadir.

Ketum PBNU Paparkan Capaian di Munas Konbes, Ini Hasilnya

Gus Yahya paparkan capaian organisasi, mulai dari tata kelola organisasi, kaderisasi terstruktur, transformasi digital, aset dan kemandirian, hingga peran kebangsaan dan global.

Hilang Kendali, Dua Pemotor Asal Nganjuk Tewas Terjun ke Waduk Kalimati Sidoarjo

Dua pengendara motor tewas tenggelam usai tercebur ke Waduk Kalimati, Prambon, Sidoarjo. Tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi jasad keduanya pada Senin dini hari.