Kamis, 18 Jun 2026 06:47 WIB

Tragedi Ponpes Al Khoziny, Tim SAR Ungkap Tantangan Terberat di Hari Keenam Pencarian

Tim SAR harus bekerja ekstra hati-hati karena korban tertimbun material. (Foto/Basarnas Surabaya)
Tim SAR harus bekerja ekstra hati-hati karena korban tertimbun material. (Foto/Basarnas Surabaya)

jatimnow.com – Pencarian korban reruntuhan bangunan Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny di Kabupaten Sidoarjo memasuki hari keenam pada Sabtu (04/10), dengan tim SAR gabungan berhasil menemukan dan mengevakuasi tiga korban dalam kondisi meninggal dunia. Penemuan ini menambah daftar panjang tantangan yang dihadapi tim di lapangan.

Proses evakuasi yang memakan waktu, dengan penggunaan alat ekstrikasi dan las untuk menembus beton dan rangka bangunan, akhirnya membuahkan hasil. Korban ke-28 berhasil dievakuasi pada pukul 14.35 WIB, disusul korban ke-29 pada pukul 16.15 WIB.

Penemuan berlanjut pada pukul 17.35 WIB dengan ditemukannya satu bagian tubuh (body part). Semua korban dan bagian tubuh tersebut ditemukan di sektor pencarian A4.

Kepala Kantor SAR Kelas A Surabaya, Nanang Sigit P.H., yang bertindak sebagai On Scene Coordinator (OSC), mengungkapkan betapa sulitnya proses evakuasi kali ini.

Baca Juga: Jasad Korban KM Dharma Ferry VII Ditemukan di Perairan Gresik pada Pencarian Hari Ketiga

"Tim SAR harus bekerja ekstra hati-hati karena korban tertimbun material di bawah reruntuhan bangunan yang sangat padat," ujarnya.

"Tim SAR perlu mengangkat puing-puing reruntuhan, memotong rangka-rangka, baru kemudian bisa mengevakuasi korban dari timbunan material," jelas Nanang, menggambarkan betapa rumit dan berbahayanya kondisi di lokasi kejadian.

Dalam upaya pencarian dan evakuasi ini, tim SAR gabungan menggunakan alat berat dan peralatan ekstrikasi. Penggunaan alat berat sempat dihentikan sementara untuk memberi ruang bagi petugas yang melakukan pemotongan besi dan pengangkatan manual, demi memastikan keselamatan seluruh personel yang terlibat.

Setelah berhasil dievakuasi, seluruh jenazah dibawa ke RS Bhayangkara Surabaya untuk proses identifikasi oleh tim DVI POLDA Jawa Timur. Dengan penemuan ini, total korban reruntuhan bangunan Ponpes Al Khoziny mencapai 121 orang, dengan rincian 104 orang selamat dan 17 orang meninggal dunia.

Operasi SAR ini melibatkan berbagai unsur, termasuk Kantor SAR Surabaya, BSG, Kantor SAR Semarang, Kantor SAR Yogyakarta, BPBD Prov Jatim, TNI dan POLRI, BPBD Kab Sidoarjo, BPBD Kota Surabaya, BPBD Kab Jombang, PMI, DAMKAR Kab Sidoarjo, DAMKAR Kota Surabaya, PT Gun, PT Freeport Indonesia, PT Bumi Suksesindo, serta berbagai organisasi potensi SAR lainnya.

Hingga saat ini, alat berat masih terus bekerja untuk mengurangi material reruntuhan, dengan harapan dapat menemukan korban lainnya di ponpes Sidoarjo tersebut.

Baca Juga: Bocah 7 Tahun yang Hanyut di Selokan Driyorejo Ditemukan Meninggal

Editor : Ni'am Kurniawan
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.