Minggu, 21 Jun 2026 06:41 WIB

Pemkab Tulungagung Gelar Sosialisasi Penyusunan Proposal Bisnis, Ini Tujuannya

  • Penulis :
  • | Jumat, 03 Okt 2025 10:53 WIB
Foto: Sosialisasi penyusunan proposal bisnis di Tulungagung. (Prokopim/jatimnow.com)
Foto: Sosialisasi penyusunan proposal bisnis di Tulungagung. (Prokopim/jatimnow.com)

jatimnow.com-Sebanyak 542 pengurus dan pengawas Koperasi Merah Putih se-Kabupaten Tulungagung mengikuti kegiatan Sosialisasi Penyusunan Proposal Bisnis dan Manajemen Perkoperasian. Kegiatan tersebut diinisiasi oleh Dinas Koperasi dan UMKM Tulungagung dengan menghadirkan narasumber berkompeten, mulai dari DPMPD Provinsi Jawa Timur hingga pihak perbankan, termasuk BRI Kanwil Malang.

Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo dalam sambutannya menegaskan bahwa penyusunan proposal bisnis merupakan langkah penting agar koperasi memiliki arah yang jelas dan bisa berkembang.

Baca Juga: Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

“Proposal bisnis yang matang harus ada, selain itu perlu manajemen yang sehat dan benar. Proposal yang baik adalah kebutuhan mutlak bagi koperasi karena bisa jadi panduan usaha, membuka akses permodalan, sekaligus memastikan manajemen koperasi berjalan dengan baik. Harapan kami, seluruh koperasi bisa menyerap ilmu yang disampaikan narasumber hari ini,” ujarnya, Jumat (3/10/2025).

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Tulungagung, Slamet Sunaryo, menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari tahapan besar dalam penguatan koperasi Merah Putih yang baru saja diluncurkan.

“Kami ingin meningkatkan kapasitas pengurus dan pengawas koperasi agar mampu menyusun proposal bisnis yang berkualitas. Dengan begitu, koperasi desa bisa tumbuh sebagai lembaga ekonomi kerakyatan yang benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat,” jelasnya.

Baca Juga: Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

Slamet juga memaparkan roadmap program koperasi Merah Putih yang dimulai sejak launching pada Maret, pengembangan di periode Agustus–Oktober, hingga monitoring dan evaluasi pada Desember 2025.

“Total ada 2.168 pengurus dan pengawas koperasi Merah Putih di Tulungagung. Banyak dari mereka belum memahami aturan perbankan, maka dari itu sosialisasi dari BRI hari ini sangat penting. Setelah ini, kami juga akan melaksanakan bimbingan teknis, business matching dengan Pertamina, LPG, Pos, sehingga pengurus bisa mendapatkan gambaran soal bisnis apa yang akan diambil," imbuhnya.

Baca Juga: Asyik Nongkrong di Warung Kopi, Puluhan Pelajar di Tulungagung Terjaring Razia

Melalui kegiatan ini, Pemkab Tulungagung berharap koperasi Merah Putih tidak hanya hadir sebagai organisasi, tetapi juga mampu menjadi motor penggerak ekonomi kerakyatan yang mandiri, profesional, dan berdaya saing.

 

Editor : Bramanta
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.