Jumat, 19 Jun 2026 12:18 WIB

Pemprov Jatim Siagakan Dukungan Penuh Evakuasi Korban Ponpes Al Khoziny Ambruk

  • Penulis :
  • | Rabu, 01 Okt 2025 21:00 WIB
Kondisi reruntuhan bangunan Pondok Pesantren Al Khoziny Sidoarjo. (Foto: BPBD Jatim/jatimnow.com)
Kondisi reruntuhan bangunan Pondok Pesantren Al Khoziny Sidoarjo. (Foto: BPBD Jatim/jatimnow.com)

jatimnow.com – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memastikan seluruh perangkat pemerintah provinsi dikerahkan penuh untuk mendukung operasi pencarian dan penyelamatan korban runtuhnya Pondok Pesantren Al Khoziny di Buduran Sidoarjo sejak hari pertama musibah, 29 September lalu.

Khofifah menjelaskan, sejak awal Pemprov Jatim menyiapkan tim lintas instansi, mulai dari BPBD, Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, hingga PU Cipta Karya untuk mendukung Basarnas sebagai komando utama di lapangan.

Baca Juga: Hampir Setahun, Hibah Aspal Dari Khofifah Belum Digunakan Pemkab Tulungagung

“Saya minta sejak malam pertama ada ekskavator, lampu sorot agar evakuasi bisa jalan 24 jam, dapur umum, hingga layanan dukungan psikososial. Semua itu sudah berjalan sejak tanggal 29 malam,” jelasnya dalam konferensi pers, pada Rabu (1/10/2025).

Khofifah menekankan bahwa keluarga korban perlu mendapat pendampingan intensif, baik dalam bentuk kebutuhan dasar maupun dukungan psikologis.

“Banyak orang tua yang terus menunggu dan bertanya, ‘kok ada alat berat tapi tidak bergerak’. Harus dijelaskan bahwa proses ini memang dilakukan dari dalam lorong, tidak bisa langsung diangkat dari atas,” ujarnya.

Menurutnya, evakuasi memang terkendala kompleksitas struktur bangunan yang runtuh empat lantai sekaligus.

Baca Juga: Inflasi Turun Drastis, Gubernur Khofifah Beri Apresiasi Pemkot Probolinggo

“Tadi malam, kedalaman galian sudah 80 cm, sekitar 1,5 jam lagi seharusnya sudah tembus 1 meter. Tapi terjadi gempa, sehingga proses harus dihitung ulang agar tidak menambah risiko reruntuhan,” ungkapnya.

Khofifah juga mengapresiasi profesionalisme tim Basarnas yang sebagian besar telah mengantongi sertifikasi internasional.

“Mereka ini sangat terlatih, tahu standar pengamanan dan penyelamatan. Kami dari Pemprov siap mendukung apa pun kebutuhan mereka, termasuk crane dan alat berat yang sudah kami datangkan,” tambahnya.

Baca Juga: Jatim Raih Penghargaan Kategori Pemda Terbaik Penurunan Pengangguran

Khofifah menutup dengan memastikan koordinasi akan terus berjalan lintas instansi.

“Yang terpenting saat ini adalah menyelamatkan korban dan menjaga semangat keluarga yang menunggu. Semua dukungan Pemprov kami standby-kan,” pungkasnya.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.