Rabu, 17 Jun 2026 22:37 WIB

Ahli Konstruksi ITS: Runtuhnya Ponpes Al Khoziny Sidoarjo Akibat Kegagalan Struktur

  • Penulis :
  • | Rabu, 01 Okt 2025 19:50 WIB
Kondisi reruntuhan bangunan Ponpes Al Khoziny Sidoarjo. (Foto: BPBD Jatim/jatimnow.com)
Kondisi reruntuhan bangunan Ponpes Al Khoziny Sidoarjo. (Foto: BPBD Jatim/jatimnow.com)

jatimnow.com – Ahli konstruksi dari Departemen Teknik Sipil Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Muji Himawan, menyatakan bahwa robohnya bangunan Pondok Pesantren Al Khoziny di Buduran Sidoarjo merupakan bentuk kegagalan struktur bangunan. Dari pengamatan di lapangan, kerusakan terjadi pada seluruh elemen utama bangunan.

“Kalau melihat tingkat kerusakan, ini kegagalan struktur. Model kerusakannya sudah hancur semua, baik kolom, balok, maupun plat,” ujar Muji dalam konferensi pers, Rabu (1/10/2025).

Baca Juga: Tim DVI Polda Jatim Tuntaskan Identifikasi Seluruh Korban Ponpes Al Khoziny Sidoarjo

Muji menjelaskan, bangunan yang ambruk terdiri dari empat lantai dan runtuh menimpa hingga ke dasar. Kondisi tersebut menyulitkan tim SAR untuk mengakses korban yang masih berada di bawah reruntuhan.

“Kami membackup proses evakuasi di bawah komando Basarnas. Saat ini konsentrasi masih untuk bisa mencapai korban. Bila masuk fase berikutnya, kami akan membantu proses pengangkatan elemen-elemen struktur,” jelasnya.

Menurutnya, langkah evakuasi harus dilakukan dengan penuh kehati-hatian agar tidak menimbulkan dampak baru, termasuk pada gedung yang berada di sekitar lokasi.

Baca Juga: Polisi Tetapkan Bangunan Al Khoziny dalam Status Quo, Masih Berbahaya

“Ada elemen struktur yang mencantol dengan bangunan sebelah. Alhamdulillah tidak langsung tertarik keras sehingga putus, tapi ada yang bersandar ke gedung lain di sisi selatan. Ini menjadi konsentrasi kita agar jangan sampai bangunan sekitar ikut ambruk,” ungkapnya.

Muji menekankan bahwa puing bangunan akan diangkat satu per satu dengan teknik khusus.

“Kami menggunakan metode piece by piece, puing demi puing, dengan alat yang hanya boleh mengangkat maksimal satu ton. Tidak boleh ditarik sembarangan, harus dilepas dulu, baru bisa diangkat. Hal ini untuk menghindari risiko runtuhan susulan dan sekaligus mempercepat akses ke korban,” terangnya.

Baca Juga: Polda Jatim Pastikan Penyelidikan Kasus Ponpes Al Khoziny Berbasis Keilmuan

Saat ditanya lebih jauh mengenai penyebab detail kegagalan konstruksi, Muji menyatakan analisis teknis belum dilakukan.

“Kalau soal kenapa runtuhnya, itu nanti setelah ada penelitian dan pengecekan lebih lanjut. Saat ini prioritas kita tetap evakuasi korban. Semua langkah teknis kami lakukan tetap di bawah komando Basarnas,” tegasnya.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.