Jumat, 12 Jun 2026 16:54 WIB

GMNI Surabaya Raya Dukung Program MBG, Sekolah Rakyat, dan Koperasi Merah Putih

Ketua dan Sekretaris GMNI Surabaya Raya. (dok. GMNI)
Ketua dan Sekretaris GMNI Surabaya Raya. (dok. GMNI)

jatimnow.com – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Surabaya Raya menyatakan dukungan penuh terhadap tiga program pemerintah yang saat ini menjadi perhatian publik, yakni Makan Bergizi Gratis, Sekolah Rakyat, dan Koperasi Merah Putih.

Ketua DPC GMNI Surabaya Raya, Ni Kadek Ayu Wardani, menyebut ketiga program tersebut sejalan dengan semangat perjuangan Bung Karno yang menekankan pemerataan kesejahteraan, keadilan sosial, serta kedaulatan rakyat di bidang ekonomi dan pendidikan.

Baca Juga: Menkop Bantah Isu Jual Beli Titik Koperasi Merah Putih, Sempat Viral di Kediri

Menurutnya, program Makan Bergizi Gratis merupakan jawaban atas ancaman stunting dan penurunan kualitas generasi muda. Dalam APBN 2025, pemerintah mengalokasikan Rp 71 triliun untuk MBG dengan target ± 19,47 juta penerima manfaat, meliputi anak sekolah, ibu hamil & menyusui, balita.

“Ini bukan sekadar intervensi gizi, melainkan investasi jangka panjang bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia,” ujarnya.

Kadek juga menilai program Sekolah Rakyat dapat menjadi jalan emansipasi intelektual. Ia menekankan, pendidikan tidak boleh dipandang sebagai komoditas, melainkan hak yang wajib dijamin negara.

“Sekolah Rakyat bukan hanya ruang belajar alternatif, melainkan simbol perlawanan terhadap komersialisasi pendidikan,” tegasnya.

Baca Juga: Sekolah Rakyat di Kota Kediri Sepi Peminat, Sistem Asrama Jadi Kendala

Sementara itu, program Koperasi Merah Putih disebutnya bukan sekadar lembaga ekonomi, tetapi simbol keberpihakan kepada rakyat kecil. Pemerintah menargetkan pembentukan 80.000 unit Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di seluruh Indonesia dan berpotensi menciptakan lapangan pekerjaan kepada 1,44 juta orang secara nasional.

“Merah adalah warna ideologi perjuangan, keberanian melawan dominasi kapital, dan tanda bahwa ekonomi rakyat harus digerakkan lewat gotong royong, bukan logika pasar bebas,” tambah Kadek.

Di sisi lain, Sekretaris DPC GMNI Surabaya Raya, Alief Susilo Yusuf Hadiwidjojo, mengingatkan bahwa program sebesar ini rawan mandek. Menurutnya, potensi masalah bisa muncul mulai dari korupsi anggaran, tumpang tindih regulasi, hingga resistensi dari kelompok ekonomi mapan yang merasa tidak diuntungkan.

Baca Juga: Peminat Sekolah Rakyat di Kediri Terus Bertambah, Penjangkauan Terus Berjalan

“Karena itu, mahasiswa memiliki peran penting sebagai kekuatan moral dan sosial. Mahasiswa bukan hanya mendukung, tetapi juga wajib mengawasi, mengkritisi, bahkan turun ke jalan bila diperlukan agar program berjalan sebagaimana mestinya,” jelas Alief.

DPC GMNI Surabaya Raya menegaskan dukungan total terhadap ketiga program tersebut. Mereka menyatakan siap berdiri di garis depan demi memastikan rakyat mendapatkan hak untuk hidup bergizi, memperoleh pendidikan yang merata, serta berdaulat dalam bidang ekonomi.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.