Minggu, 14 Jun 2026 23:04 WIB

Menag Tinjau Ponpes Al Khoziny Sidoarjo, Tekankan Pentingnya Standar Konstruksi

  • Penulis :
  • | Selasa, 30 Sep 2025 20:45 WIB
Suasana wali murid yang menanti kabar evakuasi. (Foto: Fatur Rizki/jatimnow.com)
Suasana wali murid yang menanti kabar evakuasi. (Foto: Fatur Rizki/jatimnow.com)

jatimnow.com – Menteri Agama (Menag) RI, Nasaruddin Umar, meninjau langsung lokasi bangunan tiga lantai di Pondok Pesantren Al Khoziny, Buduran, Sidoarjo yang ambruk saat para santri tengah melaksanakan salat ashar pada Senin (29/9/2025).

Dalam kunjungannya, Menag melihat dari dekat musala yang rata dengan tanah akibat peristiwa tersebut. Ia juga memantau jalannya proses evakuasi serta menyampaikan doa bagi para korban yang meninggal dunia.

Baca Juga: Tim DVI Polda Jatim Tuntaskan Identifikasi Seluruh Korban Ponpes Al Khoziny Sidoarjo

“Kami mendoakan, semoga anak-anak bangsa yang gugur dalam musibah ini insya Allah syuhada. Mereka wafat dalam niat suci menuntut ilmu, khususnya ilmu Al-Quran,” ujar Nasaruddin Umar, Selasa (30/9/2025).

Menag menekankan, tragedi robohnya bangunan pesantren ini menjadi peringatan penting mengenai kualitas konstruksi di lembaga pendidikan keagamaan. Menurutnya, banyak pondok pesantren masih dibangun dengan cara tradisional tanpa pengawasan teknis yang memadai.

“Musibah ini harus menjadi pelajaran berharga. Saya selaku Menteri Agama akan memberikan perhatian khusus terhadap pembangunan fisik pesantren, agar benar-benar mengikuti standar konstruksi yang berlaku,” tegasnya.

Baca Juga: Polisi Tetapkan Bangunan Al Khoziny dalam Status Quo, Masih Berbahaya

Ia menambahkan, pemerintah sebenarnya sudah memiliki aturan terkait pembangunan pesantren. Tinggal bagaimana aturan tersebut diterapkan secara disiplin oleh pihak pengelola maupun kontraktor.

“Insya Allah ke depan kita akan menciptakan kondisi yang memastikan pembangunan pondok pesantren sesuai standar pemerintah. Aturan sudah ada, sekarang tinggal bagaimana semua pihak patuh dan konsisten menjalankannya,” imbuhnya.

Baca Juga: Polda Jatim Pastikan Penyelidikan Kasus Ponpes Al Khoziny Berbasis Keilmuan

Hingga kini, tim gabungan masih melakukan pencarian dan evakuasi korban di lokasi reruntuhan. Pemerintah daerah bersama aparat terkait juga memberikan pendampingan kepada keluarga santri yang terdampak tragedi ini.

Reporter: Fatkur Rizki

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.