Rabu, 17 Jun 2026 21:46 WIB

Satgas MBG Tulungagung Ungkap Penyebab SPPG Panen Resto Tidak Beroperasi

  • Penulis :
  • | Selasa, 30 Sep 2025 10:54 WIB
Foto: Dapur SPPG Panen Resto di Tulungagung yang tutup. (Bramanta/jatimnow.com)
Foto: Dapur SPPG Panen Resto di Tulungagung yang tutup. (Bramanta/jatimnow.com)

jatimnow.com-Satuan Tugas Percepatan Penyelenggaraan Program MBG (Makan Bergizi Gratis) atau Satgas MBG Tulungagung menyebut alasan penutupan atau penghentian sementara Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Panen Resto. Mitra MBG tersebut ditutup oleh Badan Gizi Nasional (BGN) karena adanya masalah internal. Tenaga ahli gizi dan akuntan mengundurkan diri dari SPPG tersebut. Akibatnya untuk sementara SPPG tidak beroperasi.

Sekertaris Satgas Percepatan MBG Tulungagung, Agus Suswantoro mengatakan peristiwa ini sudah dilaporkan ke BGN saat melakukan kunjungan. Setelah dilakukan pengecekan, SPPG yang memanfaatkan bangunan bekas resto tersebut terjadi permasalahan internal. Tenaga ahli gizi dan akuntan mengundurkan diri sehingga SPPG tidak dapat beroperasi.

Baca Juga: Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

"Ya, (SPPG) Panen Resto, setelah kami cek, (operasional) dihentikan sementara karena ada miskomunikasi di internal sehingga menyebabkan ahli gizi dan akuntannya mengundurkan diri. Padahal untuk melaksanakan MBG kan dua staf inti ini kan harus ada," ujarnya, Selasa (30/9/2025).

Dua tenaga ahli itu wajib ada dalam struktur organisasi SPPG. Ahli gizi bertanggung jawab dalam memastikan pemenuhan kebutuhan makanan bergizi yang seimbang dan aman, sementara akuntan memiliki tugas pokok dan fungsi mengelola keuangan untuk belanja dan sebagainya termauk pengajuan anggaran ke BGN.

Baca Juga: Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

"Padahal untuk pelaksanaan MBG pioner ini kan harus ada. Kalau ahli gizi dan akuntannya mengundurkan diri, otomatis tugas pelayanan MBG oleh SPPG tidak bisa dijalankan," tuturnya.

Agus menerangkan SPPG Panen Resto tersebut bisa kembali beroperasi jika komposisi ahli gizi dan akuntan udah terisi kembali.
Ia mengatakan SPPG Panen Resto tetap menjadi bagian dari target pembentukan 80 dapur SPPG di seluruh Kabupaten Tulungagung hingga akhir 2025, sehingga operasionalnya akan segera diberikan apabila prasyarat organisasi internal telah dilengkapi kembali.

Baca Juga: Asyik Nongkrong di Warung Kopi, Puluhan Pelajar di Tulungagung Terjaring Razia

"Untuk kapan beroperasinya kami belum tahu pasti, tapi kalau strukturnya sudah lengkap pasti bisa beroperasi lagi," pungkasnya.

 

Editor : Bramanta
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.