Minggu, 14 Jun 2026 21:22 WIB

Bangkai Paus Balin Ditemukan Terdampar di Tulungagung

  • Penulis :
  • | Rabu, 24 Sep 2025 08:52 WIB
Foto: Petugas saat mengecek bangkai paus balin di Tulungagung (Kamladu/jatimnow.com)
Foto: Petugas saat mengecek bangkai paus balin di Tulungagung (Kamladu/jatimnow.com)

jatimnow.com-Seekor paus jenis balin (Balaenoptera sp.) ditemukan mati terdampar di Pantai Nglarap, Desa Keboireng, Kecamatan Besuki, Kabupaten Tulungagung. Bangkai mamalia sepanjang 7 meter tersebut hingga saat ini masih berada di tepi pantai. Sulitnya akses ke pantai ini membuat proses penguburan tidak bisa dilakukan. Alat berat tidak bisa masuk ke kawasan pantai ini. Petugas hanya mengikat bangkai agar tidak kembali ke laut.

Koordinator Pos Keamanan Laut Terpadu (Kamladu) Popoh Aipda Maryanto mengatakan temuan bangkai ini dilaporkan oleh seorang petani penggarap lahan di sekitar pantai pada Senin (22/9/2025) lalu. Setelah menerima laporan pihaknya berupaya melakukan sejumlah upaya evakuasi. Namun sulitnya akses masuk ke lokasi pantai tersebut menjadi kendala.

Baca Juga: Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

“Alat berat tidak bisa masuk ke kawasan pantai, sedangkan upaya penggalian lubang manual terkendala tidak ada tenaga,” ujarnya, Rabu (24/9/2025).

Temuan ini lalu diteruskan ke Balai Pengelolaan Sumberdaya Pesisir dan Laut (BPSPL) Denpasar. Koordinator BPSPL Denpasar Satker Surabaya Suwardi menegaskan paus balin termasuk satwa dilindungi sehingga penanganan bangkai harus sesuai standar operasional.

Pihaknya meminta bantuan tim Satuan Pengawas (Satwas) Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) Trenggalek, untuk melakukan pemantauan langsung di lokasi.

Baca Juga: Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

"Pilihan metode penanganan bisa dikubur, dibakar, ditenggelamkan, atau dibiarkan terurai alami," tuturnya.

Namun, opsi penguburan sulit dilakukan karena memerlukan alat berat yang tak bisa masuk lokasi. Sedangkan pembakaran tak memungkinkan, dan penenggelaman terkendala perahu yang sulit merapat.

Baca Juga: Asyik Nongkrong di Warung Kopi, Puluhan Pelajar di Tulungagung Terjaring Razia

Karena lokasi bangkai jauh dari kawasan pemukiman, mereka akan membiarkannya hingga terurai secara alami. Diperkirakan membutuhkan waktu hingga 2 minggu hingga bangkai terurai. Pihaknya juga meminta kepada warga untuk tidak mendekat ke lokasi bangkai. Hal ini dikarenakan penyebab kematian belum diketahui dan berpotensi menularkan penyakit.

"Paus adalah mamalia berdarah panas, risikonya mirip manusia," pungkasnya.

Editor : Bramanta
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.