Senin, 15 Jun 2026 09:52 WIB

Dinkes Lamongan Telusuri Penyebab Keracunan Siswa SMAN 2

Foto: Kepala Dinkes Lamongan, dr Chaidir Annas saat meninjau SMAN 2 Lamongan. (Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)
Foto: Kepala Dinkes Lamongan, dr Chaidir Annas saat meninjau SMAN 2 Lamongan. (Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)

jatimnow.com-Dinas Kesehatan (Dinkes) Lamongan menelusuri penyebab keracunan belasan siswa SMAN 2 Lamongan. Sehari setelah kejadian, Dinkes bergegas mengambil sejumlah sampel untuk dilakukan uji laboratorium untuk mencari sumber keracunan.

Kepala Dinkes Lamongan, dr. Chaidir Annas menyebut pihaknya meninjau langsung SMAN 2 Lamongan untuk mengambil sampel.

Baca Juga: Dorong Produktivitas, Petani Lamongan Terima Bantuan Alat dan Mesin Pertanian

"Kami mencari data perkembangan dari kasus keracunan, kami memeriksa lingkungan sekolah dan pengambilan sampel air dan makanan di kantin," ujarnya, Kamis (18/9/2025).

Sampel tersebut nantinya akan dilakukan uji laboratorium lebih mendalam, guna mencari penyebab pasti keracunan belasan siswa tersebut.

"Ya infonya kita dapat dari Rumah Sakit, kita turunkan tim. Kita tetap memantau perkembangan terus setelah itu mengawasi untuk tempat yang sekiranya mungkin perlu diawasi," ungkapnya.

Baca Juga: Puji Program MBG, Bupati Jember: Bukan Sekadar Pemenuhan Gizi

Ditanya soal pengawasan sanitasi dan kebersihan SPPG, dr Annas menyebut bahwa pihaknya memiliki tugas pokok dan fungsi yang luas meliputi kebersihan lingkungan masyarakat.

"Dinkes itu bekerja seusai tupoksi ada MBG atau tidak kita tetap melakukan tindakan untuk menjaga pola hidup bersih masyarakat," bebernya.

Baca Juga: Jangan Biarkan Kasus MBG Tenggelam

Usai mengambil sampel di SMAN 2 Lamongan, rombongan tim Dinkes kemudian bergegas ke RSI Nasrul Ummah yang saat ini masih terdapat dua siswa yang dirawat akibat keracunan.

 

Editor : Bramanta
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.