Sabtu, 13 Jun 2026 05:00 WIB

Mengapa Sepatu Pengaman Harus Ber-SNI? Ini Penjelasan Alasmas

Jaminan kualitas pada sepatu pengaman menjadi krusial untuk melindungi kaki pekerja dari berbagai potensi bahaya. (Foto/jatimnow.com)
Jaminan kualitas pada sepatu pengaman menjadi krusial untuk melindungi kaki pekerja dari berbagai potensi bahaya. (Foto/jatimnow.com)

jatimnow.com - Penggunaan sepatu pengaman sangat penting untuk meminimalisir risiko cedera kaki yang fatal bagi pekerja, terutama di sektor berisiko tinggi seperti pertambangan dan perminyakan. Jaminan kualitas pada sepatu pengaman menjadi krusial untuk melindungi kaki pekerja dari berbagai potensi bahaya.

Menurut Usman Wang, Factory Manager PT Alasmas Berkat Utama, sepatu pengaman sangat diperlukan bagi pekerja di sektor yang rentan terhadap risiko seperti tertimpa benda keras, tertusuk benda tajam, atau tergelincir. Hal ini ia sampaikan di Jakarta, pada Kamis (18/9/2025).

Pemenuhan Standar Nasional Indonesia (SNI) memberikan kepastian bahwa sepatu pengaman yang digunakan benar-benar mampu melindungi pekerja dari berbagai risiko tersebut.

“SNI 8877:2023 merupakan revisi dari SNI 8877:2021. SNI terbaru ini memiliki 62 parameter mutu yang harus dipenuhi, jauh lebih banyak dibandingkan SNI sebelumnya yang hanya 26 parameter mutu. Ini menunjukkan bahwa sepatu pengaman ber-SNI sekarang jauh lebih berkualitas," kata Usman.

Sepatu pengaman yang ber-SNI telah lulus berbagai pengujian, termasuk uji organoleptik, desain, serta uji keseluruhan sepatu yang meliputi bagian atas, samping, depan, lidah sepatu, dan sol luar.

"Uji kekuatan sol penting untuk memastikan ketahanan terhadap abrasi dan perekatan yang kuat. Sepatu juga tidak boleh mengalami kebocoran udara, retakan, atau kerusakan fisik, serta harus memiliki ketahanan slip yang baik," tambah Usman.

Selain itu, sepatu pengaman ber-SNI juga telah lulus uji ketahanan terhadap tarikan, sobekan, putus, serta pengaruh abrasi atau air yang dapat merusak sepatu atau menyebabkan bagian dalamnya basah.

Usman juga menyoroti bahwa masuknya generasi Z ke sektor pertambangan dan perminyakan meningkatkan tuntutan terhadap desain sepatu pengaman.

"Sepatu pengaman harus didesain lebih trendi agar generasi muda bangga menggunakannya," tegasnya.

Sepatu pengaman Alasmas, lanjut Isman, termasuk merek Krushers dan Aetos, tidak hanya ber-SNI dan menjadi pelopor penerapan SNI 8877:2023, tetapi juga terus berinovasi.

Baca Juga: PW Kopi, Pionir Kopi Premium Sumsel yang Kantongi Sertifikasi SNI

"Inovasi tersebut meliputi pembuatan sepatu yang lebih ringan, penggunaan bahan tekstil yang lebih kuat dan nyaman, serta lapisan sol sepatu yang menggunakan bahan graphene untuk meningkatkan ketahanan abrasi dan grip," ujar Usman.

KRUSHERS telah memulai inovasi dengan graphene, yang merevolusi kekuatan dan daya tahan. Melalui kemitraan dengan perusahaan teknologi terdepan, KRUSHERS menghadirkan sepatu safety berteknologi graphene pertama di Asia Tenggara.

Melalui pengembangan yang ekstensif, KRUSHMAX diperkenalkan sebagai lini inovasi terbaru untuk memberikan perlindungan yang benar-benar dapat Anda rasakan perbedaannya. Material canggih ini memberikan kekuatan luar biasa dan ketahanan panas sambil mempertahankan kenyamanan ringan.

Usman menambahkan bahwa penerapan SNI terbaru pada sepatu pengaman juga meningkatkan daya saing produk di pasar domestik dan internasional.

“Dengan SNI terbaru ini, sepatu pengaman kita setara dengan standar Eropa, Australia, Singapura, dan standar Asia lainnya. Dari segi mutu, kualitas, desain, dan model, kita tidak kalah dengan sepatu pengaman produksi negara lain,” tegasnya.

Lebih lanjut, Usman menjelaskan bahwa merek sepatu pengaman luar negeri yang ingin masuk ke pasar Indonesia juga harus memenuhi SNI. Jika tidak, produk tersebut tidak dapat dipasarkan di Indonesia karena SNI Sepatu Pengaman diberlakukan secara wajib. Produk berkualitas dari KRUSHERS dan Aetos dapat diperoleh melalui distributor resmi, yaitu Berkat Safety.

“Dengan demikian, sepatu pengaman kita berdaya saing terhadap produk luar negeri karena kita telah memenuhi persyaratan mutu SNI 8877:2023,” pungkasnya.

Baca Juga: Transformasi Layanan Kesehatan, BSN dan Kemenkes Dorong SNI Smart Hospital

Editor : Ni'am Kurniawan
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.