Rabu, 17 Jun 2026 13:51 WIB

DPRD Jember Sidak Pemasangan Pipa Penyedotan Air Laut ke Tambak, Ini Hasilnya

  • Penulis : Sugianto
  • | Sabtu, 13 Sep 2025 15:10 WIB
Foto : Pemasangan pipa penyedotan air laut oleh pihak tambak vaname (Sugianto/jatimnow.com)
Foto : Pemasangan pipa penyedotan air laut oleh pihak tambak vaname (Sugianto/jatimnow.com)

jatimnow.com-Komisi gabungan DPRD Jember melakukan inspeksi mendadak (sidak) pemasangan pipa penyedotan air laut yang dipasang oleh pengusaha tambak udang vaname di Desa Sumberejo, Kecamatan Ambulu.

Pipa penyedotan air laut milik tambak udang vaname PT Alam Anugerah Pertiwi (AAP) diduga tidak berizin, dan pihak pengusaha saat ditanya tidak dapat menunjukkan surat perizinannya.

Baca Juga: Petani Sekti Ngadu ke DPRD Jember, Desak GTRA Selesaikan Persoalan

"Ini atas laporan masyarakat, yang mempertanyakan pemasangan pipa penyedotan air laut, yang akan dimasukkan ke tambak," ujar Ketua Komisi B DPRD Jember, Candra Ary Fianto, Jumat (12/9/2025).

Dalam sidak ini mereka mengecek izin Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang Laut (KKPRL). Namun perusahaan tersebut ternyata belum memilikinya. Meski begitu mereka tetap berani memasang pipa tersebut. Candra menyampaikan, jika pihak tambak mengaku sudah menerbitkan surat dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur, namun masih akan dipertanyakan dan akan ditindaklanjuti.

Baca Juga: Kecewa Harga Mentimun Rp500 per Kg, Petani Jember Bagikan Panen Gratis

"Memang pemasangan pipa itu dari pemerintah pusat, Balai Pengelolaan Sumber Daya Pesisir dan Laut Kementerian Kelautan dan Perikanan Izinnya itu juga belum keluar," tegas Candra.

Padahal, tambak vaname PT APP dan BAS di Ambulu ini beberapa waktu yang lalu direkomendasikan tidak meneruskan operasional sebelum perizinan dipenuhi atau dilengkapi. Dalam sidak kali ini ditemukan pembuangan limbah ke muara sungai. Kedepan, pihaknya akan mengumpulkan data dari dua tambak tersebut, hingga dimunculkan rekomendasi.

Baca Juga: Tuai Polemik, Komisi III DPRD Kota Probolinggo Sidak Proyek Swalayan Jalan Cokro

"Salah satunya, IPAL itu tadi. Kami juga tidak tahu, mereka beberapa minggu yang lalu beroperasi lagi. Nanti kami cek kembali, apa izin ada atau tidak," pungkasnya.

Editor : Bramanta
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.