Kamis, 18 Jun 2026 08:15 WIB

Terkendala Kekuatan APBD, Jumlah Pegawai di Pemkab Tulungagung Masih Kurang

  • Penulis :
  • | Rabu, 10 Sep 2025 10:31 WIB
Foto: Kepala BKPSDM Tulungagung, Soeroto (Bramanta/jatimnow.com)
Foto: Kepala BKPSDM Tulungagung, Soeroto (Bramanta/jatimnow.com)

Tulungagung-Kebutuhan pegawai di lingkup Pemkab Tulungagung hingga saat ini masih tinggi. Meskipun setiap tahun mereka membuka perekrutan PNS dan PPPK namun jumalah tersebut belum mencukupi. Meski begitu, Pemkab Tulungagung wajib mawas, mengingat mandatory spending pegawai juga harus jadi pertimbangan lain.

Kepala BKPSDM Tulungagung, Soeroto mengatakan pihaknya masih membutuhkan sekitar 4 ribu pegawai. Jumlah tersebut untuk memenuhi kebutuhan tenaga guru, tenaga teknis dan tenaga kesehatan.

Baca Juga: Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

“Kebutuhan tenaga guru, tenaga teknis, dan tenaga kesehatan mencapai sekitar 4 ribu orang,” ujarnya, Rabu (10/9/2025).

Jumlah tenaga ASN di Pemkab Tulungagung saat ini berkisar 7.000 orang. Sedangkan tenaga PPPK mencapai sekitar 5.500 orang. Jumlah itu cukup membebani APBD di sektor belanja pegawai. Sebab, jumlah anggaran untuk kebutuhan belanja pegawai mencapai 37 persen dari APBD. Padahal, mandatory spending di sektor ini batas maksimalnya adalah 30 persen dari APBD.

Baca Juga: Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

"Untuk belanja pegawai kita itu kisaran 37 persen, Akan disesuaikan sambil berjalan. Sesuai dengan ketentuan amanat dari pemerintah pusat, baik dari Kemenpan maupun dari Kementerian Dalam Negeri," tuturnya.

Pemkab sendiri melakukan berbagai pertimbangan sebelum memutuskan untuk kembali melakukan pengadaan pegawai. Mereka perlu mempertimbangkan kekuatan kemampuan kemampuan daerah untuk membayar gaji. Disinggung soal tahun depan, Soeroto mengungkapkan bahwa pemkab kembali berencana kembali mengajukan kuota pengadaan ASN.

Baca Juga: Asyik Nongkrong di Warung Kopi, Puluhan Pelajar di Tulungagung Terjaring Razia

"Untuk rekrutmen ASN direncanakan nanti di 2026 karena ini konsentrasi masih penyelesaian di PPPK yang lolos kemarin di tahap kedua dan PPPK paruh waktu. Banyak paruh waktu, tentunya membutuhkan waktu yang lumayan (panjang)," pungkasnya.

Editor : Bramanta
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.