Jumat, 24 Jul 2026 07:16 WIB

Kisah Heroik Eko Berangkat ke Palu Naik Vespa Sumbang 1 Kardus Mie

Wahyu Eko bersama korban  gempa Palu di lokasi pengungsian
Wahyu Eko bersama korban gempa Palu di lokasi pengungsian

jatimnow.com - Kisah Wahyu Eko Purnomo Aji yang nekat berangkat ke Palu, Sulawesi Tengah dengan mengendarai Vespa cukup mengejutkan. Ia membawa bantuan untuk korban gempa berupa 1 kardus mie instan.

Pemuda asal Kelurahan Dermo Lemahbang, Kecamatan Sarirejo, Lamongan ini menceritakan perjalanan panjangnya menuju ke pulau yang terkena bencana gempa dan tsunami itu.

Baca Juga: Ada Apa dengan Film Pesta Babi?

Selama perjalanan, mahasiswa semester 5 Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas 17 Agustus (Untag) Surabaya hanya mengeluarkan uang sekitar Rp 20 ribu.

"Selama perjalanan saya mengeluarkan uang cuma buat makan di kapal kurang lebih Rp 20 ribu, karena biaya tiket kapalnya pun gratis. BBM motor juga sudah terisi penuh," terang Eko melalui sambungan telepon, Sabtu (13/10/2018).

Karena bekal uang sakunya yang hanya Rp 100 ribu, Eko tertolong banyaknya relawan yang ditemui selama perjalanan di kapal. Ia berangkat pada Kamis (4/10/2018).

"Selama di kapal kemarin saya cuma makan sekali. Alhamdulillah, saat di kapal pun saya juga bertemu dengan para relawan, makan juga dibelikan sama mereka," ungkapnya.

Baca Juga: Viral Wisatawan Asal China Diintimidasi Oknum Ojek Pangkalan di Probolinggo

Selain hanya uang Rp 100 ribu untuk uang saku, ia mengatakan keberangkatannya tidak banyak persiapan. Ia pun pergi ke lokasi bencana dengan menumpang Kapal Motor (KM) Drajat Paciran dari Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya.

Aksi nekatnya pergi ke Palu untuk memberikan satu kardus itu karena mendapat kabar adanya keberangkatan relawan dari Tanjung perak menuju ke Palu tanpa dipungut biaya.

"Selama perjalanan saya hanya membawa mie instan dan 3 potong setelan baju, jadi kalau kotor saya cuci terus dijemur dan saya pakai lagi," ungkap dia.

Baca Juga: Wakil Ketua Ansor Jatim Respons Perseteruan Rizieq Shihab dan Dudung

Di Palu, ternyata Eko tak sekedar menyumbang mie instan. Dia juga memberikan beberapa buku bacaan bagi anak-anak korban gempa yang telah dibelinya dari kios buku bekas yang berada di Jalan Semarang, Surabaya.

"Saya juga membawa beberapa buku bacaan, semoga buku itu bisa menghibur mereka," pungkas dia yang kini bergabung relawan kemanusiaan membantu pengungsi.

Editor : Budi Sugiharto
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.