Senin, 22 Jun 2026 19:58 WIB

Taman Zakat Luncurkan Taman Gizi, Budidaya Ayam Petelur untuk Perkuat Ketahanan Pangan Keluarga

Warga memberikan pakan ayam di kandang ayam petelur program Taman Zakat, di Desa Ngaresrejo, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Sidoarjo. (Foto: Takan Zakat for JatimNow.com)
Warga memberikan pakan ayam di kandang ayam petelur program Taman Zakat, di Desa Ngaresrejo, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Sidoarjo. (Foto: Takan Zakat for JatimNow.com)

jatimnow.com - Taman Zakat terus berupaya memperkuat ketahanan pangan keluarga sekaligus meningkatkan kualitas gizi masyarakat. Terbaru, lembaga filantropi ini resmi meluncurkan Program Taman Gizi – Budidaya Ayam Petelur di Dusun Dukuh Ngarès, Desa Ngaresrejo, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Sidoarjo, pada Sabtu (24/8/2025).

Program tersebut lahir dari keprihatinan atas tantangan gizi dan ekonomi masyarakat. Meski asupan protein masyarakat Indonesia sudah sesuai standar WHO, kualitas protein hewani masih belum optimal. Kondisi ini makin berat dihadapi keluarga rentan, terutama janda dan pekerja informal yang jumlahnya cukup tinggi di Sidoarjo.

Baca Juga: BSI Gandeng SGN, Bangun Ekosistem Keuangan Syariah Industri Gula

Sebanyak lima keluarga terpilih menjadi penerima manfaat tahap awal. Mereka mendapatkan paket bantuan berupa ayam petelur, kandang, pakan, hingga suplemen tambahan. Dengan begitu, keluarga bisa mengonsumsi telur untuk memenuhi gizi sehari-hari sekaligus menjual kelebihan hasil panen untuk menambah penghasilan.

“Program ini adalah ikhtiar nyata kami agar masyarakat tidak hanya terbantu hari ini, tapi juga bisa mandiri di kemudian hari. Ayam petelur bukan sekadar ternak, tapi sumber gizi sekaligus sumber rezeki bagi keluarga,” ujar Ziyad, General Manager Taman Zakat.

Baca Juga: BPJS Ketenagakerjaan Karimunjawa Perluas Perlindungan Pekerja BPU

Menurut Ziyad, keberlanjutan program ini akan ditopang dengan pendampingan rutin dan monitoring ketat. “Kami ingin memastikan bahwa setiap keluarga penerima manfaat benar-benar merasakan dampak positif. Harapannya, mereka bisa menjadi contoh bagi tetangga sekitar, bahwa kemandirian pangan bisa dimulai dari rumah sendiri,” imbuhnya.

Ia menambahkan, Taman Zakat ingin membuktikan bahwa gerakan kecil bisa memberi dampak besar.

Baca Juga: Reforma Agraria Dinilai Penting untuk Ketahanan Pangan Nasional

“Bayangkan bila satu keluarga bisa mandiri protein hewani, lalu ditiru oleh puluhan bahkan ratusan keluarga lain. Ini bukan hanya soal telur, tapi tentang membangun ketahanan pangan dari akar rumput,” tegas Ziyad.

Dengan Program Taman Gizi – Budidaya Ayam Petelur, Taman Zakat berharap dapat mencetak keluarga-keluarga tangguh: sehat secara gizi, kuat secara ekonomi, dan mandiri dalam kehidupan sehari-hari.

Editor : Ni'am Kurniawan
Berita Terbaru

DPW NasDem Jatim Tunjuk Soehadi Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Penunjukan tersebut merupakan bentuk penghargaan dan apresiasi atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdian Mulyono selama memimpin dan membesarkan Partai NasDem di Kabupaten Bojonegoro.

Soehadi Moeljono Ditunjuk Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Pengalaman panjang dan kontribusi Mulyono dalam membangun struktur partai di Bojonegoro masih sangat dibutuhkan.

Kenang Almarhum Rektor, UIN KHAS Jember Pakai Pita Hitam di Liga Mahasiswa

Sebuah bingkai foto almarhum Prof. Hepni juga tampak dibawa ke tengah lapangan oleh para pemain UIN KHAS.

Tak Sekadar Hiburan, Musik Miliki Peran Krusial di Berbagai Elemen Kehidupan

Musik memegang peranan krusial yang menyentuh berbagai elemen kehidupan, mulai dari aspek sosial, edukasi, hingga menjadi identitas budaya suatu bangsa.

Adela Kanasya Adies Jaga Soliditas Jaringan Relawan Surabaya

Adela Kanasya Adies menemui 1.000 relawan di Surabaya demi menjaga komunikasi politik pasca-PAW menggantikan politisi senior Adies Kadir.

Ketum PBNU Paparkan Capaian di Munas Konbes, Ini Hasilnya

Gus Yahya paparkan capaian organisasi, mulai dari tata kelola organisasi, kaderisasi terstruktur, transformasi digital, aset dan kemandirian, hingga peran kebangsaan dan global.