Jumat, 19 Jun 2026 20:35 WIB

Lestarikan Permainan Tradisional, Warga di Jember Gelar Lomba Adu Layangan

  • Penulis : Sugianto
  • | Senin, 25 Agu 2025 07:34 WIB
Foto : Kapolsek Ajung membuka lomba adu layang-layang (Sugianto/jatimnow.com)
Foto : Kapolsek Ajung membuka lomba adu layang-layang (Sugianto/jatimnow.com)

jatimnow.com-Dalam rangka melestarikan budaya atau permainan tradisional, warga Desa Pancakarya, Kecamatan Ajung, Jember mengadakan lomba adu atau sambitan layangan.

Lomba Layang-layang itu digelar oleh Tim Samber Langit Pancakarya di area persawahan Dusun Krasak desa setempat, dengan mengusung tema "Kapolsek Ajung Cup".

Baca Juga: Warga Mayang Jember Syok Temukan Kerangka Manusia Saat Panen Singkong

Ketua Samber Langit Pancakarya, Sumarto menyampaikan, terdapat ratusan peserta yang turut serta dalam lomba layang-layang tersebut. Selain peserta berasal dari desanya, juga ada yang dari Kecamatan Mayang, Jenggawah, Rambipuji, Patrang dan sebagainya.

"Kemarin ada anak dari Tim Samber Langit mengikuti lomba di Cangkring Jenggawah, dia sabet juara 1. Dari itu, muncul inisiatif kita mengadakan lomba," ujarnya, Minggu (24/8/2025)

Lomba aduan layang-layang ini, selain bekerjasama dengan Polsek setempat juga berkerjasama dengan tokoh masyarakat, serta warga sekitar.

Menurut Sumarto, keberadaan main layang-layang harus tetap dilestarikan diera sekarang ini. Mengingat saat ini, anak-anak sekarang kurang berinteraksi antar teman dan banyak yang sibuk atau bermain gadget.

Baca Juga: Tidur di Pos Ronda, Motor Warga Digasak Maling di Bangsalsari Jember

"Memang tidak bisa dipungkiri, sekarang anak-anak sudah banyak bermain dengan teknologi atau gadget, dan ini budaya permainan tradisional layang-layang harus kita lestarikan," ungkapnya.

Bahkan menurutnya, selain melestarikan permainan tradisional, adanya lomba-lomba layang-layang ini juga bisa dijadikan ajang silaturahmi antar pecinta dan juga dalam rangka mengisi HUT ke-80 Kemerdekaan RI.

Sumarto juga menegaskan, memang untuk di Jember sendiri permainan layang-layang masih banyak diminati, baik dari kalangan anak-anak hingga orang dewasa.

Baca Juga: Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

"Kalau di Jember sendiri, saya melihat masih banyak pecinta permainan layang-layang di beberapa daerah. Biasanya di musim kemarau, dan beberapa bulan kedepan," ungkapnya.

Alumnus UIN KHAS Jember menambahkan, dalam lomba ini panitia juga menyediakan total hadiah sekitar jutaan rupiah serta doorprize.

"Tadi lomba dibuka oleh Kapolsek Ajung, dan bahkan beliau sempat bermain layangan aduan dua kali," pungkasnya.

Editor : Bramanta
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.