Rabu, 17 Jun 2026 20:57 WIB

Yuk, Lestarikan Aksara Jawa, Ikuti Lomba di Masjid Kemayoran!

Masjid Kemayoran sendiri menyimpan prasasti aksara Jawa yang menjadi salah satu rujukan Pemerintah Kota Surabaya dalam melestarikan warisan budaya. (Foto/Komunitas Puri Aksara Rajapatni)
Masjid Kemayoran sendiri menyimpan prasasti aksara Jawa yang menjadi salah satu rujukan Pemerintah Kota Surabaya dalam melestarikan warisan budaya. (Foto/Komunitas Puri Aksara Rajapatni)

jatimnow.com - Dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan RI ke-80 dan Hari Aksara Internasional 2025, Masjid Kemayoran Surabaya berkolaborasi dengan komunitas aksara Jawa Puri Aksara Rajapatni menggelar lomba menulis indah aksara Jawa.

Acara tersebut akan dilaksanakan pada 31 Agustus 2025 di Masjid Kemayoran Surabaya, sebuah bangunan cagar budaya yang kaya akan sejarah.

Baca Juga: Festival Pegon Jember Diusulkan Jadi Warisan Budaya Tak Benda

Lomba ini diadakan sebagai upaya melestarikan aksara Jawa, yang memiliki nilai sejarah penting bagi Kota Surabaya.

Masjid Kemayoran sendiri menyimpan prasasti aksara Jawa yang menjadi salah satu rujukan Pemerintah Kota Surabaya dalam melestarikan warisan budaya.

Ketua Panitia Lomba, Nanang Purwono dari Komunitas Puri Aksara Rajapatni, menyebut bahwa Masjid Kemayoran merupakan masjid bersejarah, ada prasasti aksara Jawa yang terbaik di Surabaya.

Ini menjadi salah satu alasan kami mengadakan lomba ini, untuk mengenalkan kembali aksara Jawa kepada generasi muda," ujarnya melalui siaran tertulis, Sabtu (23/8).

Sejak tahun 2023, Pemerintah Kota Surabaya telah mencanangkan penggunaan aksara Jawa pada penulisan di gedung-gedung pemerintahan dan fasilitas publik.

Selain itu, siswa TK, SD, dan SMP di Surabaya memiliki program "Kamis Mlipis" yang mewajibkan penggunaan bahasa Jawa setiap hari Kamis.

Baca Juga: Elite Tanpa Kebudayaan, Negara Tanpa Arah

Awalnya, lomba ini hanya dibuka untuk tingkat SD dan SMP. Namun, mendekati hari pelaksanaan, antusiasme peserta masih kurang dari harapan. Panitia akhirnya memutuskan untuk membuka kategori baru untuk tingkat SMA/SMK.

Nanang berharap penambahan kategori ini dapat meningkatkan jumlah peserta dan memeriahkan lomba aksara Jawa.

"Kami berharap dengan dibukanya kategori SMA/SMK, semakin banyak peserta yang ikut. Tentu, kami tetap menjunjung tinggi persaingan yang fair," kata Nanang.

Panitia telah menyiapkan hadiah menarik bagi para pemenang di setiap kategori. Juara I akan mendapatkan trofi, piagam, dan uang pembinaan sebesar Rp750.000. Juara II akan menerima trofi, piagam, dan uang pembinaan Rp500.000, sedangkan Juara III akan mendapatkan trofi, piagam, dan uang pembinaan Rp250.000.

Baca Juga: Rayakan Sumpah Pemuda 2025, Mahasiswa Surabaya Ciptakan Motif Batik dengan AI

Untuk mengikuti lomba ini, peserta cukup menghubungi panitia pendaftaran dengan memberikan data diri dan foto kartu pelajar. Pendaftaran gratis.

Peserta diharapkan hadir sebelum pukul 08.00 WIB untuk registrasi, pengambilan nomor urut, dan perlengkapan lomba. Lomba akan dimulai pukul 09.00 WIB dengan waktu pengerjaan maksimal 1 jam.

Peserta akan menyalin huruf aksara Jawa yang telah disiapkan panitia, contohnya aksara Jawa yang terdapat pada prasasti di Masjid Kemayoran Surabaya. Kertas gambar telah disiapkan, peserta hanya perlu membawa alat tulis dan alas/meja lipat.

Lomba ini diharapkan dapat menjadi wadah bagi generasi muda Surabaya untuk mengembangkan kemampuan menulis aksara Jawa dan menumbuhkan kecintaan terhadap warisan budaya.

Editor : Ni'am Kurniawan
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.