Sabtu, 20 Jun 2026 14:27 WIB

UMKM Laundry vs Zaman Now, Jurus Ampuh Kampus Bikin Bisnis Tetap Relevan!

Penyuluhan mengenai digital marketing dan sistem akuntansi untuk Ratunya Laundry. (Foto/Humas Unitomo)
Penyuluhan mengenai digital marketing dan sistem akuntansi untuk Ratunya Laundry. (Foto/Humas Unitomo)

jatimnow.com - Universitas Dr. Soetomo (Unitomo) Surabaya dan Universitas Widya Kartika (UWK) Surabaya berkolaborasi dalam program Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat (PKM) untuk mendorong Ratunya Laundry, sebuah UMKM laundry di Surabaya, menjadi model bisnis berbasis teknologi. Program ini didanai oleh hibah Kemendiktisaintek 2025.

Kegiatan PKM ini telah berlangsung sejak Juli dan akan berlanjut hingga Desember 2025. Tim pengusul diketuai oleh Nensy Megawati Simanjuntak dari Unitomo, dengan anggota Nurhayati (Unitomo) dan Erwin Dhaniswara (UWK). Tiga mahasiswa dari berbagai fakultas di Unitomo juga terlibat dalam program ini.

"PKM ini adalah upaya strategis untuk memberdayakan usaha mikro melalui pendekatan inovatif dan model bisnis berkelanjutan," ujar Nensy Megawati Simanjuntak.

Baca Juga: Guru Besar Unitomo Ungkap Risiko Hukum di Balik Pesatnya Bank Digital

"Kami memberikan penyuluhan mengenai digital marketing dan sistem akuntansi agar Ratunya Laundry dapat beradaptasi dengan perkembangan zaman," sambungnya.

Selain pendampingan, tim dosen juga memberikan hibah berupa mesin pengering pakaian inverter yang dijuluki "Mesin Aduhai". Mesin ini diharapkan dapat mempercepat proses produksi, menghemat energi, dan meningkatkan daya saing UMKM.

"Konsep tata kelola bisnis laundry harus berbasis inovasi. Mesin baru ini akan meningkatkan efisiensi operasional dan membuka peluang pengembangan usaha," tambah Nensy.

Hadi Surono, pemilik Ratunya Laundry, menyambut baik program PKM ini. "Bantuan ini sangat berarti bagi kami. Selain mendapat ilmu baru tentang manajemen usaha, mesin pengering ini akan mempercepat pelayanan kepada pelanggan. Kami jadi lebih percaya diri bersaing," katanya.

Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Unitomo, Prof. Nur Sayidah, memberikan apresiasi atas program PKM ini. Melalui sinergi antara dunia akademik dan UMKM, diharapkan Ratunya Laundry dapat tumbuh sebagai role model pemberdayaan usaha rumah tangga berbasis teknologi.

Baca Juga: Gus Iqdam Sebut Mahasiswa Tak Cukup Hanya Pintar, Harus Dekengan Pusat

"PKM ini diharapkan tidak hanya memperkuat aspek teknis usaha, tetapi juga menanamkan semangat inovasi, keberlanjutan, dan adaptasi digital dalam bisnis keluarga," ujarnya.

Dengan adanya program PKM ini, diharapkan UMKM lain di Surabaya dapat termotivasi untuk mengadopsi teknologi dan inovasi dalam bisnis mereka.

Baca Juga: Gubes Unitomo Prof Ully Dorong Batik Tulis Jadi Kekuatan Industri Fashion Dunia

Sinergi antara dunia akademik dan UMKM diharapkan dapat mempercepat pertumbuhan ekonomi lokal dan meningkatkan daya saing UMKM di era digital.

Editor : Ni'am Kurniawan
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.