Selasa, 16 Jun 2026 14:43 WIB

Kasus Temuan Bayi Dikubur di Tulungagung, Polisi Segera Gelar Perkara

  • Penulis :
  • | Senin, 18 Agu 2025 10:39 WIB
Foto: Kapolres Tulungagung AKBP M Taat Resdi (Bramanta/jatimnow.com)
Foto: Kapolres Tulungagung AKBP M Taat Resdi (Bramanta/jatimnow.com)

jatimnow.com-Kasus temuan jenazah bayi yang dikubur oleh ibunya, MA (23) warga Desa Sanggrahan Kecamatan Boyolangu Tulungagung terus bergulir. Penyidik Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (UPPA) Satreskrim Polres Tulungagung sudah melakukan pemeriksaan terhadap MA setelah kondisinya dinyatakan pulih oleh petugas medis. 

Kapolres Tulungagung, AKBP Mohammad Taat Resdi mengatakan, pihaknya telah melakukan pemeriksaan terhadap MA atas dugaan pembunuhan terhadap bayi yang dilahirkannya. Bahkan dalam waktu dekat, pihaknya akan melakukan gelar perkara untuk melakukan penetapan tersangka atas kasus dugaan pembunuhan bayi itu.

Baca Juga: Sasar Lansia, Residivis Jambret Asal Malang ditangkap Polisi Tulungagung

Berdasarkan hasil pemeriksaan, pihaknya mencoba menyamakan hasil otopsi yang dilakukan oleh petugas terhadap jasad bayi tersebut dengan keterangan MA yang merupakan ibu bayi. Hasilnya, penyidik menyatakan jika keterangan MA dan hasil otopsi sama persis, dimana bayi itu meninggal akibat ditenggelamkan.

"Kemarin kami sudah melakukan pemeriksaan terhadap MA untuk menyamakan hasil otopsi dengan keterangan MA terkait penyebab meninggalnya bayi itu dan hasilnya sama," ujarnya, Senin (18/8/2025).

Perkara ini dipastikan tetap terus berlanjut, meski begitu pihaknya sudah meminta Kasat Reskrim Polres Tulungagung untuk mengajukan pendampingan psikologi terhadap MA. Pasalnya, pada kasus ini, MA diketahui tinggal seorang diri atau sebatang kara yang membuat MA tertekan atas kondisi itu.

Baca Juga: Satlantas Polres Tulungagung Tilang Truk Besar yang Nekat Masuk Jalur Alternatif

Selain itu, pihaknya juga telah bekerjasama dengan Dinas Sosial (Dinsos) Tulungagung untuk melakukan pendampingan terhadap MA agar tidak memperparah kondisi MA. Usulan proses pendampingan ini tentunya sangat penting bagi MA, mengingat disatu sisi dirinya baru saja kehilangan anaknya dan disisi lain dirinya harus menghadapi proses hukum.

"Situasi ini tentunya tidaklah mudah, namun bagaimana keberlanjutan perkara ini, akan kami update lebih lanjut nantinya," tuturnya.

Baca Juga: Tabrak Pohon, Truk Pengangkut Ikan Asal Lamongan Terguling di JLS Tulungagung

Disinggung terkait ayah biologis bayi itu, Taat menyebut, saat ini pihaknya belum melakukan pemanggilan terhadap ayah biologis bayi tersebut meski identitasnya sudah didapat. Namun jika nantinya diperlukan, pihaknya tentu akan memintai keterangan terhadap ayah biologis bayi tersebut demi kepentingan penyidikan.

"Nantinya jika diperlukan alat bukti maupun keterangan dari ayah biologis bayi itu, tentunya kami akan melakukan pemanggilan untuk dimintai keterangan," pungkasnya.

Editor : Bramanta
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.