Jumat, 19 Jun 2026 10:51 WIB

Ketika Petani, Emak-emak hingga Pesilat Ikuti Upacara 17 Agustus di Omah Sawah Kediri

  • Penulis :
  • | Minggu, 17 Agu 2025 13:00 WIB
Upacara 17 Agustus Omah Sawah. (Foto: Yanuar Dedy/jatimnow.com)
Upacara 17 Agustus Omah Sawah. (Foto: Yanuar Dedy/jatimnow.com)

jatimnow.com ​- ​Peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia ke-80 di salah satu sudut Kota Kediri terasa berbeda dan istimewa. Petani, emak-emak hingga beragam perguruan silat mengikuti Upacara Bendera, dengan baju kebesaran mereka.

Upacara ini diprakarsai oleh Omah Sawah di Kelurahan Burengan, Kecamatan Pesantren, Kota Kediri. Seluruh petugas adalah warga sekitar yang dilatih oleh TNI-Polri. Selain petani, pensiunan guru dan para pelaku UMKM juga hadir dalam upcara yang berlangsung penuh khidmat ini.

Baca Juga: Warga Kediri Serbu Perahu Tambang Imbas Penutupan Jembatan Kaliombo I

Ketua panitia Ducang Prakasa mengatakan, acara ini digagas untuk meningkatkan persatuan dan kesatuan bangsa. Tak sekadar seremonial, ini menjadi ajang kebersamaan berbagai elemen masyarakat.

"Kita mengajak semua lapisan masyarakat, mulai dari petani, pemulung, Linmas, hingga perguruan silat, untuk ikut merayakan dan merasakan semangat persatuan," ujar Ducang, Minggu (17/8/2025).

Pesan Persatuan dan Kesejahteraan

Baca Juga: Kota Kediri Raih Opini WTP 12 Kali Berturut-turut, Ini Pesan Mbak Wali

​Semangat persatuan juga digaungkan oleh Siswanto, Ketua Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kota Kediri. Ia menekankan pentingnya menjaga kerukunan dan persaudaraan.

"Kita harus bisa mencontoh jasa para pahlawan yang telah berjuang merebut kemerdekaan. Sekarang tugas kita adalah mengisinya dengan menjaga persatuan. Semoga seduluran selawase bisa terus terjaga," harapnya.

Senada dengan itu, Muhammad Pamuji, salah satu warga Kelurahan Burengan, menyambut baik acara ini. Ia mengungkapkan bahwa baru kali ini upacara peringatan HUT RI diadakan di area persawahan. Selain mengenang jasa pahlawan, ia juga berharap acara ini bisa menjadi momentum untuk menyuarakan aspirasi para petani.

Baca Juga: Jalan Kawi Kota Kediri Ditutup Mulai 5 Mei, Simak Rute Alternatifnya

"Kami berharap pemerintah lebih memperhatikan nasib petani, terutama terkait ketersediaan dan harga pupuk, serta harga jual hasil panen agar tidak merosot," tuturnya.

Melalui acara ini, Omah Sawah tidak hanya menjadi lokasi perayaan, tetapi juga simbol kolaborasi dan harapan, di mana semangat kemerdekaan bisa dirasakan langsung oleh masyarakat dari berbagai kalangan.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.