Rabu, 17 Jun 2026 00:48 WIB

DPRD Kota Kediri Tinjau Lokasi Sengketa Lahan Warga Dengan PT KAI

Foto: Komisi A DPRD Kota Kediri saat berdialog dengan warga (Yanuar D/jatimnow.com)
Foto: Komisi A DPRD Kota Kediri saat berdialog dengan warga (Yanuar D/jatimnow.com)

jatimnow.com-Komisi A DPRD Kota Kediri melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi sengketa lahan antara warga RT 3 RW 2 Kelurahan Kemasan, Kecamatan Kota Kediri dengan PT Kereta Api Indonesia (KAI). Selain meninjau langsung area yang disengketakan, rombongan legislatif juga berdialog dengan warga terdampak penggusuran.

Ketua Komisi A DPRD Kota Kediri, Ayub Wahyu Hidayatulloh, mengungkapkan banyak warga telah tinggal di kawasan tersebut selama puluhan tahun.

Baca Juga: Warga Kediri Serbu Perahu Tambang Imbas Penutupan Jembatan Kaliombo I

“Bahkan, ada yang sudah tinggal hingga 44 periode kepala keluarga. Kalau satu periode enam tahun, berarti sekitar 240 tahun. Ini luar biasa,” ujarnya, Sabtu (16/8/2025).

Politisi Partai Keadilan Sejahtera itu menyebut Komisi A telah menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) untuk menindaklanjuti surat aduan warga. Namun, tiga kali diundang, pihak PT KAI tak pernah hadir dalam rapat bersama Pemkot Kediri dan instansi terkait.

“Tiga kali kami undang, komisinya tidak pernah hadir. Padahal warga sudah menunjukkan niat baik. Kalau memang ini untuk kepentingan umum, mereka siap melepas lahan. Tapi kalau diusir begitu saja, ini namanya kezaliman,” tegas Ayub.

Baca Juga: Sengketa Lahan TNI AL dan Warga 10 Desa Pasuruan Temui Titik Terang di DPR RI

DPRD merekomendasikan Pemkot Kediri memberikan pendampingan hukum bagi warga yang ingin menempuh jalur hukum. Rekomendasi lain menyangkut sengketa fasilitas umum milik Pemkot yang diklaim PT KAI dan kini menjadi monumen lokomotif serta lahan parkir. Ayub menilai alih fungsi ini tak sesuai rencana tata ruang kota dan bisa menambah kemacetan.

“Apalagi nanti stasiun akan menjadi ikon Kota Kediri. Penataan kawasan ini harus selaras dengan master plan kota,” imbuhnya.

Baca Juga: Kota Kediri Raih Opini WTP 12 Kali Berturut-turut, Ini Pesan Mbak Wali

Manajer Humas PT KAI Daop 7 Madiun, Rokhmad Makin Zainul, menegaskan pihaknya menghormati setiap proses penyelesaian, termasuk undangan mediasi DPRD. Ketidakhadiran dalam beberapa rapat, menurutnya bukan karena mengabaikan, tetapi karena agenda kedinasan lain yang sudah terjadwal.

“Hal ini sudah kami sampaikan secara tertulis kepada Ketua DPRD Kota Kediri sebagai bentuk penghormatan kami terhadap lembaga legislatif dan komitmen menjaga komunikasi yang baik,” pungkasnya.

Editor : Bramanta
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.