Jumat, 19 Jun 2026 13:48 WIB

Belanja Daerah Kabupaten Lamongan Masuk Indikator Penilaian 14 Terbaik Nasional

Kepala BPKAD Lamongan, Heruwidi saat membeberkan capaian belanja daerah. (Foto: Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)
Kepala BPKAD Lamongan, Heruwidi saat membeberkan capaian belanja daerah. (Foto: Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)

jatimnow.com - Pemerintah Kabupaten Lamongan menorehkan capaian gemilang dalam survei Ditjen Bina Keuangan Daerah, Kementerian Dalam Negeri tentang pengelolaan anggaran Belanja Daerah.

Dalam hal ini, Kabupaten Lamongan masuk dalam 20 besar nasional dan berada di urutan 14 dari 514 kabupaten/kotamadya periode Bulan Agustus.

Baca Juga: Tingkatkan Indeks Harapan Hidup, Pemkab Lamongan Ajak 600 Lansia Peringati HLUN

Berdasarkan laporan dari Ditjen Bina Keuangan Daerah per-tanggal 8 Agustus, Kota Soto sukses menyerap 53.13% anggaran dari total anggaran 58.19%.

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Lamongan, Heruwidi menyebut bahwa capaian membawa hadapan dan angin segar terhadap kondisi keuangan daerah.

Menurutnya, capaian ini menggambarkan iklim keuangan daerah dalam kondisi baik bagaimana kemampuan suatu aset untuk dikonversi menjadi uang tunai dengan cepat tanpa memengaruhi nilainya.

Baca Juga: Hari Jadi ke-457 Lamongan, Momen Perkuat Basis Ekonomi Lewat Sektor Pangan

“Ini menandakan anggaran kita liquid, likuiditas anggaran kita terjaga,” ujarnya, Jumat (15/8/2025).

Keberhasilan ini, lanjutnya, tidak terlepas dari sinergi seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Lamongan. Masing-masing OPD dinilai memiliki kesadaran tinggi untuk mempercepat proses administrasi keuangan, sehingga pencairan anggaran dapat segera dilakukan setelah kegiatan selesai.

Baca Juga: Alokasi Pupuk Sektor Perikanan Lamongan Tembus 52.278 Ton, Tertinggi di Jatim

“Kalau sudah selesai kegiatannya, segera dilaksanakan proses pencairan, dibuat Surat Pernyataan Realisasi (SPR)-nya. Ini merupakan hasil kerja sama semua pihak dan kesadaran untuk bergerak cepat,” kata Heruwidi.

Ia berharap pencapaian ini bisa terus dipertahankan, sehingga stabilitas keuangan daerah tetap terjaga di masa mendatang.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.