Sabtu, 20 Jun 2026 20:21 WIB

Bea Cukai Jatim Perkuat Satgas, Berantas Penyelundupan Demi Indonesia Emas 2045

Bea Cukai juga gencar melakukan pencegahan dan penindakan BKC ilegal dari hulu hingga hilir, dengan target utama pabrik rokok ilegal dan pedagang yang terlibat dalam peredaran rokok ilegal. Foto/JatimNow.com
Bea Cukai juga gencar melakukan pencegahan dan penindakan BKC ilegal dari hulu hingga hilir, dengan target utama pabrik rokok ilegal dan pedagang yang terlibat dalam peredaran rokok ilegal. Foto/JatimNow.com

jatimnow.com– Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Jawa Timur I menunjukkan komitmennya dalam memberantas pelanggaran kepabeanan dan cukai dengan memperkuat Satuan Tugas (Satgas) Pemberantasan Penyelundupan dan Satgas Pencegahan dan Penindakan Barang Kena Cukai (BKC) Ilegal.

Langkah ini selaras dengan Asta Cita Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045.

Operasi pemberantasan penyelundupan yang digelar secara masif menyasar berbagai jalur rawan pemasukan dan pengeluaran barang impor atau ekspor ilegal.

Baca Juga: Ahli Waris Pekerja Rentan di Sidoarjo Terima Santunan JKM Rp42 Juta

Tak hanya itu, Bea Cukai juga gencar melakukan pencegahan dan penindakan BKC ilegal dari hulu hingga hilir, dengan target utama pabrik rokok ilegal dan pedagang yang terlibat dalam peredaran rokok ilegal.

Menurut Kepala Kantor Wilayah DJBC Jatim I, Untung Basuki, pemberantasan pelanggaran kepabeanan dan cukai akan terus dilakukan dengan pendekatan berbasis data, kolaboratif, dan tegas.

"Setiap pelanggaran akan ditindak sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Tidak ada toleransi bagi pelaku penyelundupan yang merugikan negara dan membahayakan masyarakat," tegas Untung Basuki.

Operasi ini bertujuan untuk mencegah masuknya barang ilegal, memaksimalkan penerimaan negara, melindungi masyarakat dari barang terlarang, serta melindungi industri dalam negeri.

Baca Juga: Belasan Reklame Rokok Ilegal Dicopot Satpol PP Tulungagung

Pengawasan dilakukan berdasarkan prinsip deteksi dini (early warning), pendekatan manajemen risiko, dan koordinasi lintas instansi tanpa pandang bulu.

Selama periode 1 Juli hingga 1 Agustus 2025, Satgas Pemberantasan Penyelundupan mencatat 106 kali penindakan di bidang kepabeanan dengan estimasi nilai barang mencapai Rp29,05 miliar dan potensi kerugian negara sebesar Rp4,36 miliar.

Bea Cukai juga mengajak masyarakat dan pelaku usaha untuk terus menjaga kepatuhan dan melaporkan indikasi penyelundupan kepada pihak berwenang.

Baca Juga: Gus Lilur Tagih Janji KEK Tembakau Madura demi Berantas Rokok Ilegal

Sinergi yang kuat diharapkan mampu menciptakan sistem perdagangan yang sehat, adil, dan berdaya saing bagi Indonesia.

Editor : Ni'am Kurniawan
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.