Kamis, 18 Jun 2026 01:54 WIB

Bangun Dua Polsek, Pemkab Tulungagung Siapkan Anggaran Rp 5 M

  • Penulis :
  • | Jumat, 08 Agu 2025 13:55 WIB
Foto : Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Tulungagung, Dwi Hari Subagyo (Bramanta/jatimnow.com)
Foto : Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Tulungagung, Dwi Hari Subagyo (Bramanta/jatimnow.com)

jatimnow.com,- Pemkab Tulungagung menyiapkan rencana pemindahan dua kantor Kepolisian Sektor (Polsek) yang selama ini masih menempati lahan milik warga. Dua Polsek yang akan dipindahkan tersebut adalah Polsek Sumbergempol dan Ngantru. Keduanya masih berdiri di lahan milik warga. Relokasi tersebut ditargetkan mulai terealisasi pada tahun anggaran 2026.

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Tulungagung, Dwi Hari Subagyo, mengungkapkan, lokasi baru untuk Polsek Ngantru dan Sumbergempol sudah mulai dipetakan. Khusus untuk Polsek Ngantru, rencananya akan dipindahkan ke lahan milik Dinas Pertanian yang berada di sebelah selatan SMP Negeri 1 Ngantru.

Baca Juga: Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Untuk relokasi Polsek Sumbergempol, masih terdapat beberapa alternatif lokasi yang sedang dikaji. Salah satu opsi yang cukup menonjol adalah bekas SD Sumberdadi yang merupakan tanah kas desa, serta lahan di belakang pasar. Namun Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo menyarankan agar Mapolsek dibangun di depan.

“Kalau yang Polsek Sumbergempol itu di Desa Sumberdadi juga ada beberapa titik yang jadi alternatif. Mungkin ada tiga atau berapa, semua ada plus minusnya,” ujarnya.

Pemkab Tulungagung telah menyusun nota pertimbangan yang segera diajukan kepada Bupati. Anggaran untuk proyek ini juga telah mulai disiapkan dalam Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) tahun ini, guna mendukung realisasi pembangunan pada 2026.

Baca Juga: Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

“ Insyaallah itu kita laksanakan di tahun 2026, karena anggaran sudah kita siapkan mulai tahun ini untuk PPAS-nya,” terangnya.

Nantinya pembangunan kedua kantor polsek tersebut akan dilakukan oleh Pemkab Tulungagung. Setelah itu akan dihibahkan kePolres Tulungagung. Proses hibah dapat dilakukan secara bertahap, baik dimulai dari bangunan terlebih dahulu ataupun dari lahan.

“Itu nanti dihibahkan ke Polres. Hibahkan mungkin bangunannya dulu, mungkin yang bisa sekaligus nanti secara bertahap tanahnya,” tuturnya.

Baca Juga: Asyik Nongkrong di Warung Kopi, Puluhan Pelajar di Tulungagung Terjaring Razia

Pembangunan dua kantor polsek ini diperkirakan membutuhkan biaya sekitar Rp5 miliar, dengan rincian Rp2,5 miliar untuk masing-masing polsek. Nilai tersebut masih bersifat sementara dan akan dikaji lebih lanjut dalam rapat finalisasi bersama dinas terkait.

“Ini sekitar Rp2,5 miliar per satu polsek. Jadi ya Rp5 miliar untuk dua. Itu gambaran ini masih kami hitung kembali,” pungkasnya.

Editor : Bramanta
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.