Jumat, 12 Jun 2026 12:21 WIB

DPR RI dan BGN Gelar Sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis di Banyuwangi

  • Penulis : Ali Masduki
  • | Selasa, 05 Agu 2025 19:30 WIB
Sosialisasi Program MBG di Gedung Muslimat, Gambiran, Banyuwangi, pada Minggu, 3 Agustus 2025. (Foto: BGN for JatimNow.com)
Sosialisasi Program MBG di Gedung Muslimat, Gambiran, Banyuwangi, pada Minggu, 3 Agustus 2025. (Foto: BGN for JatimNow.com)

jatimnow.com - Dalam upaya mempercepat pencapaian visi Indonesia Emas 2045, DPR RI bersama Badan Gizi Nasional (BGN) menggelar sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Gedung Muslimat, Gambiran, Banyuwangi, pada Minggu, 3 Agustus 2025.

Acara yang dihadiri ratusan peserta tersebut menjadi momentum penting memperkenalkan terobosan penanganan gizi masyarakat demi menciptakan generasi Indonesia yang sehat dan unggul.

Baca Juga: Jangan Biarkan Kasus MBG Tenggelam

Anggota Komisi IX DPR RI, Cellica Nurrachadiana, dalam sambutannya menegaskan komitmen DPR mendukung program unggulan Presiden Prabowo Subianto yang fokus pada anak-anak dan ibu hamil sebagai sasaran utama.

“Program MBG ini memberikan manfaat luas, tidak hanya menjamin asupan gizi bagi yang membutuhkan, tetapi juga mendorong terciptanya lapangan kerja mulai dari dapur umum hingga penyediaan bahan pokok. Program ini berperan strategis dalam membangun sumber daya manusia yang berkualitas sebagai pondasi Indonesia Emas 2045,” ujar Cellica di hadapan peserta.

Sementara itu, Tenaga Ahli Direktorat Promosi dan Edukasi Gizi BGN, Mashuri, menegaskan pentingnya sinergi seluruh pihak dalam mengawal kelancaran pelaksanaan program ini.

Baca Juga: MBG, Korupsi dan Kegagalan Tata Kelola Kebijakan

“Kami berharap sosialisasi ini menjadi langkah awal yang kuat agar program MBG terselenggara dengan lancar dan memberikan manfaat nyata bagi jutaan warga Indonesia, khususnya mereka yang kesulitan mengakses makanan bergizi,” terang Mashuri.

Presiden Prabowo Subianto sendiri telah menetapkan kejelasan strategi dalam menangani isu stunting dan gizi buruk melalui pemberian makanan bergizi di sekolah dasar dan menengah sebagai bagian dari komitmen pemerintah untuk mewujudkan kesejahteraan bangsa.

Kehadiran BGN sebagai badan teknis menjadi kunci dalam memperkuat koordinasi, integrasi, dan pengawasan program-program gizi, dengan melibatkan masyarakat sebagai pengontrol agar pelaksanaan MBG dapat berkelanjutan dan efektif.

Baca Juga: Sengketa Lahan TNI AL dan Warga 10 Desa Pasuruan Temui Titik Terang di DPR RI

Program MBG yang disampaikan ini bukan hanya solusi jangka pendek untuk masalah gizi, tetapi juga bagian dari fondasi pembangunan sumber daya manusia yang tangguh dan sehat di masa depan.

Langkah nyata ini diharapkan menjadi kontribusi penting dalam mewujudkan cita-cita Indonesia Emas pada peringatan 100 tahun kemerdekaan Indonesia.

Editor : Ni'am Kurniawan
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.