Minggu, 21 Jun 2026 19:18 WIB

Autopsi Jenazah Bayi di Tulungagung yang Dikubur Ibunya Rampung, Ini Hasilnya

  • Penulis :
  • | Senin, 04 Agu 2025 08:19 WIB
Foto: Jenazah bayi usai dilakukan autopsi (Bramanta/jatimnow.com)
Foto: Jenazah bayi usai dilakukan autopsi (Bramanta/jatimnow.com)

jatimnow.com,- Polisi merampungkan proses autopsi terhadap jenazah bayi yang dikubur oleh ibunya sendiri di Desa Sanggrahan, Kecamatan Boyolangu, Kabupaten Tulungagung. Bayi berjenis kelamin laki-laki ini dikubur oleh MA (23) di samping rumahnya. Kasus tersebut terungkap setelah warga curiga perubahan tubuh MA. Selain itu mereka juga melihat ada gundukan di samping rumah MA yang mengeluarkan bau tak sedap.

Kanit Reskrim Polsek Boyolangu, Aiptu Wahyudi mengatakan berdasarkan hasil autopsi bayi tersebut meninggal karena lemas akibat kekurangan oksigen. Mereka juga menemukan ada luka di bagian leher bayi tersebut. Luka ini bisa disebabkan karena cekikan atau hal lain.

Baca Juga: Sasar Lansia, Residivis Jambret Asal Malang ditangkap Polisi Tulungagung

"Terkait luka di leher bayi bisa disebabkan karena cekikan atau lainnya, tapi yang pasti bayi meninggal karena lemas kekurangan oksigen," ujarnya, Senin (4/8/2025).

Untuk keperluan penyelidikan, mereka juga mengambil sampel dari ibu dan bayi tersebut. Sampel yang diambil dari ibu berupa darah dan urine. Sedangkan dari tubuh bayi diambil tulang paha bagian kanan. Sampel ini akan dilakukan uji DNA di Labfor Polda Jawa Timur.

Baca Juga: Satlantas Polres Tulungagung Tilang Truk Besar yang Nekat Masuk Jalur Alternatif

"Ada sampel yang kami kirim ke Labfor Polda Jawa Timur untuk dilakukan tes DNA," tuturnya.

Setelah dilakukan autopsi, jenazah bayi ini dimakamkan oleh pihak desa. Sementara MA sendiri kondisinya berangsung membaik usai mendapat perawatan medis di RSUD dr Iskak. MA sendiri sudah bisa pulang ke rumah. Polisi masih akan melakukan pemeriksaan terhadap MA terkait kasus ini.

Baca Juga: Tabrak Pohon, Truk Pengangkut Ikan Asal Lamongan Terguling di JLS Tulungagung

"Statusnya saat ini masih menjadi saksi, setelah ini kasus akan ditangani oleh Unit PPA Satreskrim Polres Tulungagung," pungkasnya.

Sebelumnya warga Desa Sanggrahan, Kecamatan Boyolangu digegerkan dengan temuan bayi yang dikubur oleh ibunya, Sabtu (2/8/2025) malam. Warga curiga setelah melihat adanya gundukan tanah di samping rumah MA yang mengeluarkan bau tak sedap. Selain itu mereka juga curiga dengan perubahan bentuk tubuh MA dalam beberapa hari terakhir ini.

Editor : Bramanta
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.