Senin, 22 Jun 2026 14:08 WIB

Jelajahi Dunia Kecantikan di IndoBeauty Expo 2025: Inovasi, Tren, dan Peluang Bisnis

Pembukaan IndoBeauty Expo 2025, pameran internasional ke-15 yang berlangsung di JIExpo Kemayoran. (Foto: Krista Exhibitions for JatimNow.com)
Pembukaan IndoBeauty Expo 2025, pameran internasional ke-15 yang berlangsung di JIExpo Kemayoran. (Foto: Krista Exhibitions for JatimNow.com)

jatimnow.com - Industri kecantikan Indonesia terus mencatatkan pertumbuhan signifikan.  Proyeksi Statista menunjukkan nilai pasar kosmetik nasional mencapai USD 9,7 miliar pada 2025, dengan CAGR 4,33% hingga 2030. 

Hal itu mendorong IndoBeauty Expo 2025, pameran internasional ke-15 yang berlangsung di Jakarta International Expo (JIExpo) Kemayoran, 7-9 Agustus 2025, untuk mempertemukan pelaku industri dalam dan luar negeri.

Lebih dari 120 perusahaan dari 9 negara, termasuk Indonesia, Korea Selatan, dan Uni Emirat Arab, berpartisipasi dalam pameran ini.

Baca Juga: UMKM Kuliner Jatim di IIFEX 2026, Bertahan dan Tumbuh di Tengah Perubahan Zaman

CEO Krista Exhibitions, Daud D. Salim, penyelenggara IndoBeauty Expo, menegaskan peran pameran sebagai platform inovasi dan kolaborasi. 

"IndoBeauty Expo bukan hanya ajang promosi, tetapi juga ruang strategis yang mempertemukan berbagai pemangku kepentingan dalam ekosistem bisnis yang dinamis," ujarnya.

Ketua Umum Asosiasi Kosmetika Indonesia (PPAK Indonesia), Solihin Sofian,mengakui tantangan yang dihadapi industri, seperti tren konsumen yang cepat berubah dan regulasi halal yang akan berlaku pada 2026. 

"Pameran ini menjadi momentum strategis untuk menjawab tantangan tersebut," kata Solihin. 

Baca Juga: EastFood Indonesia Expo 2026 Dibuka, 180 Peserta Ramaikan Surabaya

Ia berharap IndoBeauty Expo dapat memperkuat ekosistem industri kecantikan nasional dan membuka peluang pasar yang lebih luas.

IndoBeauty Expo 2025 menawarkan beragam acara, termasuk seminar, workshop, dan talkshow. 

Topik yang dibahas meliputi regulasi halal ("Claim VS Over Claim? Halal 2026?" dan "2026 Wajib Halal: Strategi Praktis untuk Industri Kosmetika"), kesehatan gigi ("The Importance of Caries Prevention for Children’s Growth and Development"), dan tren kecantikan ("3-Minute Commute Makeup Tutorial" dan "Showty Glam the Stage"). 

Baca Juga: IIFEX dan ALLPACK Surabaya 2026 Siap Perkuat Industri Pangan dan Kemasan

Sesi Business Matching, yang difasilitasi oleh Krista Exhibitions dan APRINDO, juga menjadi program unggulan untuk mendorong kolaborasi antara brand kecantikan dan pelaku ritel.

Pameran ini didukung oleh Kementerian Perdagangan RI, Kementerian Perindustrian RI, Kementerian Pariwisata RI, PPAK Indonesia, APSKI, dan APRINDO. 

IndoBeauty Expo 2025 diharapkan mampu mendorong pertumbuhan industri kecantikan Indonesia dan memperkuat posisi kosmetika Indonesia di pasar global, khususnya dalam sektor kosmetik halal.

Editor : Tim Jatimnow
Berita Terbaru

DPW NasDem Jatim Tunjuk Soehadi Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Penunjukan tersebut merupakan bentuk penghargaan dan apresiasi atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdian Mulyono selama memimpin dan membesarkan Partai NasDem di Kabupaten Bojonegoro.

Soehadi Moeljono Ditunjuk Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Pengalaman panjang dan kontribusi Mulyono dalam membangun struktur partai di Bojonegoro masih sangat dibutuhkan.

Kenang Almarhum Rektor, UIN KHAS Jember Pakai Pita Hitam di Liga Mahasiswa

Sebuah bingkai foto almarhum Prof. Hepni juga tampak dibawa ke tengah lapangan oleh para pemain UIN KHAS.

Tak Sekadar Hiburan, Musik Miliki Peran Krusial di Berbagai Elemen Kehidupan

Musik memegang peranan krusial yang menyentuh berbagai elemen kehidupan, mulai dari aspek sosial, edukasi, hingga menjadi identitas budaya suatu bangsa.

Adela Kanasya Adies Jaga Soliditas Jaringan Relawan Surabaya

Adela Kanasya Adies menemui 1.000 relawan di Surabaya demi menjaga komunikasi politik pasca-PAW menggantikan politisi senior Adies Kadir.

Ketum PBNU Paparkan Capaian di Munas Konbes, Ini Hasilnya

Gus Yahya paparkan capaian organisasi, mulai dari tata kelola organisasi, kaderisasi terstruktur, transformasi digital, aset dan kemandirian, hingga peran kebangsaan dan global.