Jumat, 19 Jun 2026 02:49 WIB

Pesta Miras usai Karnaval Sound Horeg di Kediri: 2 Orang Tewas, 1 Kritis

  • Penulis :
  • | Selasa, 29 Jul 2025 16:30 WIB
Pemakaman salah satu korban miras oplosan di Kediri. (Foto: Ahmad Ansori for jatimnow.com)
Pemakaman salah satu korban miras oplosan di Kediri. (Foto: Ahmad Ansori for jatimnow.com)

jatimnow.com - Pesta minuman keras (miras) oplosan di Kabupaten Kediri berujung maut. Paman dan keponakannya tewas, adiknya hingga kini dilaporkan kritis di ICU Rumah Sakit Kabupaten Kediri (RSKK).

Purnomo (43), warga asal Desa Gadungan, Kecamatan Puncu, Kabupaten Kediri meregang nyawa pada Senin, (28/7/2025). Dia diduga mengalami keracunan akibat pesta miras oplosan usai menyaksikan sound horeg dalam rangkaian karnaval budaya di Desa Kepung, pada Sabtu (26/7/2025).

Baca Juga: Polres Tulungagung Larang Penggunaan Sound Horeg Dalam Kegiatan SOTR

Keponakannya, Deta Wirapratma (23) juga meninggal pada Selasa, (29/7/2025) pukul 04.30 WIB, setelah sempat dilarikan ke Rumah Sakit Kabupaten Kediri (RSKK). Sementara Agung Winarko (21) adik kandung Deta kini dalam kondisi kritis di rumah sakit yang sama.

Kasatreskrim Polres Kediri AKP Joshua Peter Krisnawan mengatakan, pihaknya telah melakukan olah TKP dan autopsi terhadap korban Deta di Rumah Sakit Bhayangkara. Dia juga telah memeriksa sejumlah saksi.

“Kami menerima informasi bahwa ada masyarakat yang diduga mengalami keracunan usai mengonsumsi minuman beralkohol jenis oplosan. Dari tiga korban, dua dinyatakan meninggal dunia, sementara korban ketiga, bernama Agung Winarko (21) adik almarhum Deta, masih dirawat intensif (di RSKK),” terang AKP Joshua, Selasa (29/7/2025).

Baca Juga: Dandim 0824 Jember Bantah Anggotanya Tewas karena Pesta Miras

"Kami sudah melakukan cek TKP, dan olah TKP dan kami sudah melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi. Saat ini jenazah almarhum juga sudah dilakukan autopsi di Rumah Sakit Bhayangkara," tambahnya.

Pihaknya berkomitmen untuk menangani perkara ini sesuai prosedur yang berlaku dan profesional dengan mengedepankan pembuktian berbasis ilmiah.

Baca Juga: Anggota TNI dan 3 Orang Tewas Usai Pesta Miras di Jember, Lainnya Masih Dirawat

“Kami berkomitmen menangani kasus ini secara prosedural, profesional, dan berbasis pembuktian ilmiah. Investigasi masih terus berjalan dan kami belum bisa memberikan banyak keterangan lebih lanjut,” tandasnya.

Untuk diketahui, ketiga korban diduga menenggak minuman keras oplosan usai menyaksikan sound horeg dalam rangkaian acara karnaval budaya di Desa Kepung bertajuk Kepung Carnival. Belum diketahui kandungan apa yang diminum para korban.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.