Selasa, 16 Jun 2026 08:53 WIB

Dandim 0824 Jember Bantah Anggotanya Tewas karena Pesta Miras

  • Penulis : Sugianto
  • | Jumat, 02 Jan 2026 20:15 WIB
Dandim 0824 Jember berikan klarifikasi terkait dengan salah satu anggota Babinsa. (Foto: Sugianto/jatimnow.com)
Dandim 0824 Jember berikan klarifikasi terkait dengan salah satu anggota Babinsa. (Foto: Sugianto/jatimnow.com)

jatimnow.com - Komandan Kodim 0824 Jember, Letkol Arm Indra Andriansyah membantah tewasnya Serka Putu Menaka akibat pesta miras. Dia disebut mengalami henti jantung dengan diagnosa hipertensi.

Sebelumnya, 8 orang disebut turut dalam pesta miras jenis arak di Warung Gasebo Kayu, Kelurahan Jember Lor Kecamatan Patrang. Kini, 6 orang dinyatakan meninggal dunia. Salah satunya disebut sebagai anggota Kodim 0824 Jember, Serka Putu Menaka.

Baca Juga: Polres Jember Tangkap Residivis Curanmor, Beraksi di 18 TKP

"Disampaikan bahwa, Serka Putu Menaka anggota Babinsa Karangrejo Koramil Sumbersari meninggal dunia di rumah sakit Baladhika Husada (DKT) dikarenakan henti jantung, dengan diagnosa hipertensi," kata Dandim Jember, dalam press conference di kantornya, Jumat (2/12/2025).

"Sehingga berdasarkan resume medis, yang dapat dipertanggungjawabkan bahwa pemberitaan yang menyebut Serka Putu Menaka meninggal karena minuman keras adalah tidak benar," tegasnya.

Terkait dengan informasi kedatangan Serka Putu Menaka ke lokasi kejadian, Indra belum bisa memastikan, termasuk apa yang dilakukan anggotanya disana.

Baca Juga: Sakit Hati Sering Diejek, Pria di Jember Tega Habisi Teman Sendiri

"Apakah datang ke lokasi, jam berapa dan kemudian kegiatan apa saja, ini masih kami menunggu hasil penyelidikan (polisi) lebih lanjut," jelsnya.

"Untuk mengumpulkan keterangan dari para saksi. Karena saksi-saksi tidak lengkap, ada yang sudah meninggal dan kita perlu melakukan pendalaman lebih lanjut," lanjutnya.

Pihaknya juga mendatangkan salah satu dokter dari Rumah Sakit Baladhika Husada atau DKT yakni dr. Deny Febri Wijaya yang menangani Serka Putu Menaka waktu itu.

Baca Juga: Warga Mayang Jember Syok Temukan Kerangka Manusia Saat Panen Singkong

"Kebetulan saat datang 20.48 WIB dengan keluhan sesak nafas, dan beliau diantar keluarganya. Kami lakukan pemeriksaan, kita lakukan tensi. Saat kami tanya, almarhum mengaku mempunyai riwayat darah tinggi, batuk dan sesak," tirunya.

"Setelah pindah ke ICU beliau mengalami penurunan dan kondisi kritis, karena memang tensinya semakin tinggi. Setelah kita berikan terapi, kondisi semakin lama semakin menurun drastis. Beliau memang punya riwayat penyakit sesak, pernah berobat di RS DKT 6 November 2025," imbuhnya.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.